Gubernur I Wayan Koster Minta Menpora Tolak Timnas Israel Tampil di Bali saat Piala Dunia U-20, Alasannya?

Timnas Israel lolos ke putaran final Piala Dunia U-20 yang berlangsung di Indonesia lewat jalur kualifikasi.

oleh Bogi TriyadiDiperbarui 21 Maret 2023, 15:55 WIB
Gubernur Bali I Wayan Koster juga menolak Timnas Israel berlaga dalam Piala Dunia U-20 yang akan berlangsung di Indonesia.

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur Bali I Wayan Koster menolak Timnas Israel berlaga dalam Piala Dunia U-20 2023 yang akan berlangsung di Indonesia, 20 Mei hingga 11 Juni. Penolakan itu dituliskan dalam surat yang ditujukan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali.

Dalam surat yang dikirimkan 14 Maret 2023, Gubernur Bali I Wayan Koster mengungkapkan penolakannya terhadap Timnas Israel karena kebijakan politik Israel terhadap Palestina tidak sesuai dengan Indonesia. Selain itu, ketdua negara juga tidak memiliki hubungan diplomatik.

"Kami mohon agar Bapak Menteri mengambil kebijakan untuk melarang tim dari Negara Israel ikut bertanding di Provinsi Bali. Kami, Pemerintah Provinsi Bali menyatakan menolak keikutsertaan Tim dari negara Israel untuk bertanding di Provinsi Bali," kata Wayan dalam surat tersebut.

"Hal ini dilakukan untuk menghormati hubungan diplomatik antara pemerintah Republik Indonesia dengan pemerintah negara lain di dunia, khususnya yang berkaitan dengan Israel," lanjutnya dalam surat tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, Indonesia telah ditetapkan sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Ajang ini akan berlangsung di Jakarta, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada kesempatan terpisah mengatakan penolakan terhadap Timnas Israel juga datang dari ormas Islam. Sudarnoto Abdul Hakim mengungkapkan ada empat alasan Timnas Israel U-20 ditolak datang ke Indonesia.

Pertama, amanah konstitusi dalam pembukaan UUD 1945 yang menyebutkan segala bentuk penjajahan di muka bumi harus dihilangkan.

Kedua, Indonesia tidak punya hubungan diplomatik dengan Israel. Ketiga, Ormas Islam serta MUI tetap memperkuat solidaritas kepada rakyat dan bangsa Palestina yang selama ini menjadi korban dari agresi, aneksasi, genosida, dan politik apartheid Israel.

Terakhir atau keempat, persatuan dan kesatuan bangsa harus dirawat, diperkuat, dan dilindungi dari ancaman disintegrasi yang diakibatkan oleh kontroversi serta pro kontra yang dibiarkan seputar Timnas Israel.

 


Pendapat LPT PBNU

Pemain timnas Israel di Piala Eropa U-19 2022 bakal tampil di Piala Dunia U-20 2023 yang akan berlangsung di Indonesia(AFP)

 

Sementara itu, Ketua Lembaga Perguruan Tinggi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LPT PBNU), Ainun Naim justru punya pendapat berbeda. Dia memandang bahwa Piala Dunia U-20 merupakan kegiatan olahraga yang seharusnya menjunjung tinggi sportivitas.

Lanjut Baca:

Karena itu, lanjut dia, seharusnya tak masalah bila sebuah negara termasuk Israel mengirimkan tim nasionalnya untuk berpartisipasi dalam ajang olahraga tersebut. "Menurut saya untuk kegiatan olah raga dan kemanusiaan, ya nggak apa-apa," katanya seperti rilis yang diterima media. (simak berita selengkapnya pada tautan ini)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya