Pengamat Prediksi Golkar Akan Tolak Tawaran PAN soal Ganjar Pranowo

Wacana memasangkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri BUMN Erick Thohir di Pemilu 2024 mencuat usai disuarakan oleh Ketua UMUM PAN Zulkifli Hasan.

oleh Putu Merta Surya PutraDiperbarui 02 Maret 2023, 22:13 WIB
Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto. (Foto: Istimewa).

Liputan6.com, Jakarta Wacana memasangkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri BUMN Erick Thohir di Pemilu 2024 mencuat usai disuarakan oleh Ketua UMUM PAN Zulkifli Hasan.

Pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga menilai kemungkinan besar Partai Golkar tak akan merestui Ganjar sebagai calon presiden dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Menurutnya, dengan menolak tersebut, jelas mementahkan KIB sebagai bentukan Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk mendukung Ganjar.

Selain itu, nantinya akan timbul pertanyaan posisi pencapresan Airlangga Hartarto terhadap hasil Musyawarah Nasional Golkar jika menerima usulan Partai Amanat Nasional (PAN) untuk mengusung Ganjar.

Sebab, dalam forum keputusan tertinggi (Munas) Partai Golkar sudah memutuskan mengusung Airlangga sebagai calon presiden.

"Kalau Airlangga menerima usulan PAN maka posisinya sebagai ketum akan menjadi pertanyaan. Oleh sabab itu, kemungkinan Golkar akan menolak Ganjar menjadi capres dari KIB,” kata Jamiludin, Kamis (2/3/2023).

Ia mengatakan, jika Golkar tak merestui pencalonan Ganjar, maka syarat 20 persen untuk mengusung Ganjar tidak akan terpenuhi. Sebab, jika hanya PAN dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), tidak akan memenuhi 20 persen.

Di sisi lain, pencalonan Ganjar melalui KIB juga akan lebih memersulit diusung PDIP.

“Bagi Ganjar sendiri, tentu akan memersulitnya untuk diusung PDIP. Megawati Soekarnoputri tampaknya akan semakin kukuh tidak akan mengusung Ganjar,” ujarnya.

Jamiluddin menilai, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri merupakan tipe pemimpin yang tidak mau menyerah dengan tekanan.

"Ia justru akan semakin bergeming bila tekanan itu semakin menguat. Bisa jadi Megawati akan mencoret Ganjar dari bursa (capres PDIP),” tegasnya.

 

Disindir PDIP

Partai Amanat Nasional (PAN) tengah melakukan pendekatan pada Gubernur Jawa Tengah yang juga politikus PDIP Ganjar Pranowo untuk Pilpres 2024.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai, fenomena parpol merebut kader parpol lain adalah bentuk pergeseran demokrasi. Dia menilai, parpol gagal melakukan kaderisasi.

"Ini juga merupakan bagian dari pergeseran demokrasi substansial ke dalam demokrasi elektoral, di mana partai banyak tidak percaya diri untuk melakukan pelembagaan dan kemudian membangun kaderisasi dari internal partai," kata Hasto di Sekolah Partai PDIP, Kamis (2/3/2023).

Hasto menilai upaya PAN mendekati Ganjar bertujuan mendongkrak elektoral PAN.

"Banyak motif mencalonkan seseorang dalam demokrasi elektoral itu ada motif untuk mendongkrak elektoral partai tersebut, ada motif sebagai jalan pintas karena tidak melakukan kaderisasi di internal partai," kata dia.

Apalagi, Hasto menyebut PAN tak pernah bicara dan izin ke PDIP saat mendekati Ganjar. "Dan bagi PDI Perjuangan, itu menyentuh aspek etika politik," pungkas dia.

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya