Meski tak ada arak-arakan berlebih, puncak perayaan Hari Raya Imlek atau Cap Gomeh di Jakarta berlangsung meriah. Masyarakat keturunan Tionghoa sejak pagi sudah berdatangan ke Klenteng Petak Sembilan, Glodok, Jakarta Utara untuk berdoa.
Asap dupa atau hio yang membuat mata perih tak dihiraukan lagi oleh warga yang hendak memanjatkan doa untuk para leluhur dan juga keluarga tercinta. Selain itu, ada pula yang melepaskan burung-burung gereja sebagai harapan tanda kebahagiaan.
Advertisement
Perayaan Cap Go Meh sendiri merupakan puncak pada hari kelima belas setelah perayaan Tahun Baru Cina atau Imlek. Di kawasan Asia Tenggara sendiri Cap Go Meh sering dirayakan dengan berkumpulnya para wanita yang belum menikah dan melemparkan jeruk-jeruk ke dalam laut.
Sementara Minggu malam, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menghadiri perayaan Cap Go Meh di Pekan Raya Jakarta.
Dalam pidatonya, SBY minta seluruh rakyat Indonesia, pada umumnya, memastikan agar politik membawa manfaat dan kebaikan bagi bangsa. Terutama di tahun politik, periode 2013-2014. Tahun "panas". (Gen/Ein)