Wali Band Garap Single Bahasa Sunda Berjudul Kumaha Aing, Menambah Khazanah Lagu-Lagu Daerah

Single Kumaha Aing yang berlirik bahasa Sunda ini, musiknya digarap sendiri oleh Wali Band.

oleh Hernowo AnggieDiperbarui 28 Januari 2023, 08:41 WIB
Wali Band menggarap single berjudul “Kumaha Aing”. (Dok. Nagaswara)

Liputan6.com, Jakarta Wali band setiap tahunnya selalu merilis karya terbaru mereka secara rutin. Setidaknya, satu single regular dan satunya lagi single religi.

Pada awal tahun 2023 ini, Wali kembali membuat single berupa lagu berjudul “Kumaha Aing” (dari bahasa Sunda yang berarti “bagaimana aku” atau “terserah saya”).

Single berlirik bahasa Sunda ini, musiknya digarap sendiri oleh Wali, lengkap dengan bebunyian khas Tanah Pasundan seperti suling dan kendang jaipongan. Bagi Wali, ini adalah kali pertama mereka membuat lagu dengan lirik berbahasa daerah.

Semangat untuk membuat lagu-lagu dengan lirik bahasa daerah, sudah lama dipikirkan oleh personel Wali: Faank (vokal), Apoy (gitar), Ovie (keyboard) dan Tomi (drum). Apalagi, band yang satu ini telah eksis selama 23 tahun. 

 


Banyak Pertimbangan

Wali Band menggarap single berjudul “Kumaha Aing”. (Dok. Nagaswara)

Namun karena banyak pertimbangan, harapan tersebut akhirnya baru terwujud di tahun ini.

“Dari awal memang kita sudah pengin bikin lagu dengan lirik begini. Karena ini challenge juga buat kita, Wali bisa nggak menyanyikan lagu yang agak primordial sedikit. Kita bangun dengan lirik berbahasa Sunda,” terang Apoy, gitaris sekaligus pencipta lagu-lagu Wali dalam pernyataannya, baru-baru ini.

"Kebetulan saya orang Sunda, Faank orang Sunda. Jadi, apa salahnya kalau kita harus coba membuat lirik yang tidak pernah kita buat sebelumnya di karya-karya Wali," sambung Apoy.

Kumaha Aing, lanjut Faank, dalam bahasa Sunda menjadi kata-kata sehari-hari yang berkonotasi bermuatan "jumawa". "Artinya kan terserah saya. Dan biasanya Aing tuh untuk Tuhan ya... Jadi kayak ada nada sombong, ya terserah gue," tambah Faank, sang vokalis. 

 


Meramaikan Khazanah Bahasa Daerah

Wali Band menggarap single berjudul “Kumaha Aing”. (Dok. Nagaswara)

Ada semangat luar biasa yang ingin dihadirkan Wali kepada para penikmat musik dengan merilis single “Kumaha Aing” ini.

Lewat lagu tersebut, Wali ingin ikut meramaikan khazanah bahasa daerah yang menjadi dasar bahasa Indonesia. Selain itu, tentu saja ada pesan moril yang ingin mereka bagikan melalui lirik lagu tersebut.

"Kan lagu-lagu dengan lirik berbahasa Jawa sudah, kenapa kita enggak nambah khazanah kita buat memperkaya budaya Nusantara? Yang Jawa sudah, sekarang giliran Wali yang Sunda. Nanti Sumatra Barat, Kalimantan, Sulawesi," ujar Apoy.

Lanjut Baca:

"Dan akhirnya ini mengkerucut kepada kecintaan kita kepada nusantara, Indonesia, NKRI jadi dihadirkan. Selain ada pesan budaya, ada juga pesan moril. Itu ada 2 poin yang kita mau sampaikan kepada para pengemar Wali dan masyarakat," lanjut Apoy lebih jauh.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya