Bos Ducati Blak-Blakan soal Kemungkinan Rekrut Marc Marquez

Bos Ducati, Gigi Dall'lgna tak menutup kemungkinan dan buka pintu untuk Marc Marquez gabung setelah MotoGP 2023

oleh Defri SaefullahDiterbitkan 21 Januari 2023, 15:00 WIB
Marc Marquez masih diisukan bisa pindah dari Repsol Honda ke Ducati setelah MotoGP 2023 (AP/Peter Dejong)

Liputan6.com, Roma- Bos Ducati, Gigi Dall'lgna buka suara terkait kemungkinan rekrut pembalap Repsol Honda, Marc Marquez. Dia mengatakan pintu terbuka bagi Marquez untuk gabung Ducati.

Musim ini, Ducati Lenovo diperkuat Francesco Bagnaia dan Enea Bastianini. Sedangkan Ducati kehadiran Alex Marquez yang akan tampil di Ducati Gresdini.

Marc Marquez masih di Repsol Honda. Marquez sudah mengeluhkan motor 2023, tapi berharap mesin baru bisa memberinya gelar ketujuh di MotoGP.

"Di hidup, Anda tak akan pernah tahu apa yang akan terjadi," kata Gigi seperti dikutip Marca.

"Mungkin, Pecco juga akan pergi. Kita tahu dia punya dua tahun kontrak dan punya hubungan yang baik. Tapi di hidup, Anda tak pernah tahu. Hal yang sama terjadi di Honda. Bagaimana kalau mereka menawarkan tawaran yang besar, apa yang bisa saya lakukan?"

 


Menakutkan

Emilio Alzamora dan Marc Marquez. (Twitter)

 

Alex Marquez sudah membujuk Marquez gabung Ducati. Namun Marquez diyakini masih penasaran untuk kembali juara dengan Honda.

Gigi pun meyakini Marquez masih menakutkan buat pembalap manapun. Dengan kondisi belum pulih saja, Marquez bisa meraih satu kemenangan musim lalu.

"Marquez selalu menakutkan, bagaimana saya bisa bilang Marquez tak menakutkan?" katanya.

"Marquez sudah tunjukkan dia pembalap yang punya determinasi, kekuatan dan gaya membalap yang membuat Anda takut. Seseorang yang tak takut dengan Marquez pasti gila."

 


Bagnaia

Membalap sebagai pole position, Francesco 'Pecco' Bagnaia mampu mencatatkan waktu 40 menit 25,205 detik di MotoGP Belanda, Minggu (26/6/2022). (AP/Peter Dejong)

 

Gigi meyakini Pecco Bagnaia bisa melakukan perbedaan seperti Marquez. Ini jika Bagnaia bisa mengurangi kesalahan yang kerap dilakukannya.

"Meski begitu, masa depannya tetap tak jelas. Dia punya bakat, tapi segalanya bisa terjadi. Selain itu, MotoGP itu sangat sulit," katanya.

"Namun kami sudah membuat pilihan yang benar dengan Pecco. Saya pilih Pecco karena saat Moto3, dia bisa menang balapan meski motornya tak kompetitif," katanya.

"Saya suka pembalap yang tak banyak mengeluh, pembalap yang berusaha raih hasil bagus apakah motor mereka bagus atau buruk."


Disarankan Pindah

Dua pembalap Repsol Honda, Marc Marquez dan Jorge Lorenzo. (AFP/Karim Jaafar)

Eks pembalap Yamaha, Ducati dan Repsol Honda, Jorge Lorenzo membuat analisa yang membuat panas kuping. Dia berkesimpulan Marc Marquez sulit jadi juara lagi kalau bertahan di Repsol Honda.

Lanjut Baca:

Lorenzo mendesak Marquez untuk membuat pilihan antara mempertahankan kontrak besar dengan Honda atau gelar juara MotoGP. Marquez saat ini masih diikat kontrak dua musim lagi. Mendekati usia 30 tahun jelang musim baru MotoGP, Marc Marquez dituntut membuat pilihan. Apalagi Marquez baru pulih dari operasi keempat di lengan kanannya. "Marquez ingin terus jadi juara dan sekarang bersama Honda dia tak akan bisa melakukannya," kata Lorenzo. "Bakal ada waktunya dimana dia harus memilih antara memenangkan gelar juara tau membuat uang, meski saya pikir Honda tak akan lagi memberi dia kontrak yang besar."

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya