Bitcoin Catat Kinerja Mingguan Terbaik Sejak Maret 2022

Kenaikan Bitcoin yang berhasil menembus di atas USD 19.000 membawa Bitcoin dalam kinerja terbaik mingguan.

oleh Gagas Yoga PratomoDiterbitkan 14 Januari 2023, 10:27 WIB
Ilustrasi Bitcoin (iStockPhoto)

Liputan6.com, Jakarta - Kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, Bitcoin masih bertahan kuat di kisaran USD 19.800 atau setara Rp 299,2 juta (asumsi kurs Rp 15.114 per dolar AS) pada Sabtu (14/1/2023), naik 5 persen dalam sehari terakhir dan 15,7 persen untuk minggu ini. 

Dilansir dari CoinDesk, Sabtu (14/1/2023), ini merupakan kinerja mingguan terbaik Bitcoin sejak Maret 2022. Konsisten dengan reli dalam sepekan terakhir, bitcoin menunjukkan permintaan untuk memulai langkah bullish. 

Di sisi lain, kripto terbesar kedua, ethereum baru-baru ini diperdagangkan datar di USD 1.427 atau setara Rp 21,5 juta. Harga eter naik 12,9 persen selama seminggu terakhir. 

Penggabungan blockchain Ethereum tahun lalu berubah menjadi fokus di pasar kripto. Sekarang, pedagang aset digital tengah menunggu menjelang pencapaian besar Ethereum berikutnya, yang dikenal sebagai “hard fork Shanghai.”

Saham yang terkait dengan kripto juga memperoleh keuntungan lebih besar karena reli di sektor ini berlanjut. BTC sempat melemah pada hari sebelumnya setelah laporan Indeks Harga Konsumen (CPI) AS terbaru menunjukkan inflasi melambat bulan lalu. 

Data inflasi AS yang dirilis Kamis menunjukkan penurunan moderat. Indeks harga konsumen turun 0,1 persen pada Desember secara bulanan. Namun, masih meningkat 6,5 persen dari tahun ke tahun. 

Inflasi turun dari lonjakan 7,1 persen pada November dan jauh dari tingkat puncak 9,1 persen pada Juni. Investor berharap penurunan tersebut dapat memberi tekanan pada Federal Reserve AS untuk membalikkan kenaikan suku bunga.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Harga Kripto pada Sabtu 14 Januari 2023

Perkembangan pasar aset kripto di Indonesia. foto: istimewa

Sebelumnya, harga bitcoin dan kripto teratas lainnya terpantau alami pergerakan yang seragam pada perdagangan Sabtu (14/1/2023). Mayoritas kripto jajaran teratas terpantau kembali berada di zona hijau dengan kenaikan signifikan.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Sabtu, 14 Januari 2023 pagi, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) meroket 5,88 persen dalam 24 jam terakhir dan 17,55 persen sepekan.

Saat ini, harga bitcoin berada di level USD 19.921 per koin atau setara Rp 301,1 juta juta (asumsi kurs Rp 15.114 per dolar AS). 

Ethereum (ETH) masih menguat. ETH naik 2,70 persen dalam sehari terakhir dan 15,12 persen sepekan. Dengan begitu, saat ini ETH berada di level Rp 22 juta per koin. 

Kripto selanjutnya, Binance coin (BNB) masih menguat. Dalam 24 jam terakhir BNB melesat 2,68 persen dan 13,27 persen sepekan. Hal itu membuat BNB dibanderol dengan harga Rp 4,44 juta per koin. 

Kemudian Cardano, masih bertahan di zona hijau. Dalam satu hari terakhir ADA terbang 5,30 persen dan 25,68 persen sepekan. Dengan begitu, ADA berada pada level Rp 5.232 per koin.

 

 

Harga Kripto Lainnya

Kripto. Dok: Traxer/Unsplash

Adapun Solana (SOL) juga berhasil kembali naik dalam satu hari terakhir sebesar 12,78 persen dan 38,76 persen sepekan. Saat ini, harga SOL berada di level Rp 279.018 per koin.

Sedangkan XRP masih melanjutkan penguatan. XRP naik tipis 2,69 persen dalam 24 jam dan 12,56 persen sepekan. Dengan begitu, XRP kini dibanderol seharga Rp 5.831  per koin. 

Koin Meme Dogecoin (DOGE) pada pagi ini masih menguat. Dalam satu hari terakhir DOGE naik 5,06 persen dan 15,73 persen sepekan. Ini membuat DOGE diperdagangkan di level Rp 1.265 per token.

Stablecoin Tether (USDT) dan USD coin (USDC), pada hari ini sama-sama menguat 0,01 persen. Hal tersebut membuat harga keduanya masih bertahan di level USD 1,00

Sedangkan Binance USD (BUSD) menguat 0,01 persen dalam 24 jam terakhir, membuat harganya masih berada di level USD 1,00.

Adapun untuk keseluruhan kapitalisasi pasar kripto hari ini berhasil menguat ke level USD 939,6 miliar atau setara Rp 14.201 triliun.

Senator AS Tegaskan Bitcoin Adalah Komoditas Bukan Mata Uang

llustrasi Kripto atau Crypto. Foto: Freepik

Sebelumnya, Senator AS John Boozman mengungkapkan, meskipun disebut mata uang kripto, Bitcoin tetap dianggap sebuah komoditas bukan mata uang. Dia menekankan, pertukaran di mana komoditas diperdagangkan, termasuk bitcoin, harus diatur oleh Commodity Futures Trading Commission (CFTC).

“Bitcoin, meskipun mata uang kripto, itu tetap adalah komoditas. Ini adalah komoditas di mata pengadilan federal dan pendapat ketua Securities and Exchange Commission (SEC). Tidak ada perselisihan tentang ini,” kata Boozman dalam sebuah sidang, dikutip dari Bitcoin.com, Selasa (6/12/2022).

Menyebut keruntuhan FTX mengejutkan, sang senator berkata laporan publik menunjukkan kurangnya manajemen risiko, konflik kepentingan, dan penyalahgunaan dana pelanggan. 

Senator Boozman melanjutkan untuk berbicara tentang regulasi kripto dan memberdayakan Commodity Futures Trading Commission (CFTC) sebagai pengatur utama pasar spot kripto. 

“CFTC secara konsisten menunjukkan kesediaannya untuk melindungi konsumen melalui tindakan penegakan hukum terhadap aktor jahat,” lanjut Senator Boozman.

Boozman yakin CFTC adalah agensi yang tepat untuk peran regulasi yang diperluas di pasar spot komoditas digital.

Pada Agustus 2022, Boozman dan beberapa senator memperkenalkan Undang-Undang Perlindungan Konsumen Komoditas Digital (DCCPA) untuk memberdayakan CFTC dengan yurisdiksi eksklusif atas pasar spot komoditas digital. 

Dua RUU lainnya telah diperkenalkan di Kongres tahun ini untuk menjadikan regulator derivatif sebagai pengawas utama untuk sektor kripto.

Sementara bitcoin adalah komoditas, Ketua SEC Gary Gensler berulang kali mengatakan sebagian besar token kripto lainnya adalah sekuritas.

INFOGRAFIS: 10 Mata Uang Kripto dengan Valuasi Terbesar (Liputan6.com / Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya