Komite Penyelamat LMND Gelar Kongres Tahun Depan, Respons Situasi Jelang Pilpres

Pihaknya melihat ada poin-poin atau komitmen atau sikap yang diambil organisasi lewat dewan kongres, tapi tidak sepenuhnya dijalankan secara maksimal.

oleh Liputan6.comDiperbarui 28 Desember 2022, 01:49 WIB
KP IPO akan menggelar Kongres pada Februari 2023.

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah perwakilan pengurus pusat dan wilayah dari Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) menyatakan sikap atas komitmen dan arah politik organisasi.

Tergabung dalam Komite Penyelamat Ideologi, Politik, Organisasi atau KP IPO akan menggelar Kongres pada Februari 2023. Kongres itu nantinya akan mengkonsolidasi segala perbedaan sudut pandang yang ada. Terutama soal tidak jalannya hasil dewan kongres dan amanah dari organisasi.

"Bulan Februari 2023 nanti itu kita Kongres Persatuan. Baik itu bersepakat atau tidak bersepakat nanti kita ketemu di Kongres. InsyaAllah besok Rabu sore zoom seluruh Indonesia dan kita akan membuka dan bisa memahami kenapa perlunya digelar Kongres Persatuan," kata Koordinator KP IPO, Agung Priyanto di Jakarta, Selasa (27/12/2022).

Mesakh, salah satu perwakilan dari KP IPO menambahkan, pihaknya melihat ada poin-poin atau komitmen atau sikap yang diambil organisasi lewat dewan kongres, tapi tidak sepenuhnya dijalankan secara maksimal.

"Komite menilai prinsip-prinsip di organisasi telah dilanggar, program ideologi tidak lagi dijalankan tapi mengendur. Jelas sebagai organisasi politik mahasiswa diaktualisasi melalui Partai Rakyat Adil dan Makmur atau Prima," imbuh dia.

Dia menjelaskan, dalam kondisi saat ini, dimana partai tersebut tengah berjuang di pengadilan untuk bisa lolos dan bertarung dalam 2024 nanti, sebagian pihak justru seolah tidak menghormati hasil atau putusan dewan kongres.

"Harusnya semua terlibat aktif. Kita itu kan membawa gagasan, dari itu kita butuh partai alternatif. Kita berjuang dulu agar PRIMA bisa lolos. Untuk calon atau arah politik kita 2024 nanti kita tentukan di Kongres Februari. Kita kan juga harus merespons situasi politik nantinya," ujar Mesakh.

Selain pernyataan sikap, para perwakilan wilayah LMND juga menandatangani petisi mendorong Kongres Persatuan yang akan digelar Februari nanti berjalan lancar.

Adapun perwakilan yang dibacakan telah hadir dan menandatangani yakni perwakilan dari Aceh, Sumut, Sumsel, Lampung, Banten, DKI, Jabar, Sulsel, Sulteng, Maluku, DIY, dan Gorontalo.

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya