8 Tahun Cadangan di Arsenal, Emiliano Martinez Kini Pahlawan Argentina di Piala Dunia 2022

Emiliano Martinez jalani karier yang berliku di level klub karena kerap dipinjamkan Arsenal sejak direkrut pada usia 17 tahun. Kini dia jadi pahlawan Argentina di Piala Dunia 2022

oleh Defri SaefullahDiterbitkan 19 Desember 2022, 21:00 WIB
Kiper terbaik Piala Dunia 2022 jatuh ke tangan Emiliano Martinez. Penjaga gawang asal Aston Villa itu membukukan tiga clean sheet dan delapan kali kebobolan dari tujuh partai. (AP Photo/Manu Fernandez)

Liputan6.com, Jakarta Kiper Argentina, Emiliano Martinez jarang disorot seperti Lionel Messi saat Piala Dunia 2022 Qatar berlangsung. Saat final Piala Dunia 2022 akan berlangsung pun, sorotan tertuju kepada Lionel Messi dan Kylian Mbappe.

Dua mega bintang PSG itu memang mewarnai kerasnya pertandingan Final Piala Dunia 2022. 6 gol yang terjadi di final terjadi berkat 2 pemain dan satu gol dari Angel di Maria.

Namun kalau bukan karena Emilian Martinez, Argentina boleh jadi gigit jari. Kiper Aston Villa inilah yang mengantarkan Albiceleste menuju kejayaan di Piala Dunia 2022 berkat penyelamatannya yang gemilang.

Saat adu penalti, Martinez mulai melakukan perang urat syaraf. Dia nyaris tepis penalti Kylian Mbappe, tapi tangannya tak mampu menepis dengan baik.

Saat menghadapi Kinglsey Coman, Martinez dengan tenang menepis bola. Penalti ketiga Prancis diekseksekusi Aurelien Tchouameni.

Perang urat syaraf dilakukan Martinez dengan menendang bola menjauh dari titik putih. Ini membuat gelandang Real Madrid itu terpaksa ambil bola yang menjauh.

 


Efektif

Kiper Argentina Emiliano Martinez melakukan selebrasi usai memblokir tendangan pemain Prancis Kingsley Coman dalam adu penalti pada pertandingan sepak bola final Piala Dunia 2022 di Stadion Lusail, Lusail, Qatar, 18 Desember 2022. Bermain imbang 3-3 selama 120 menit, Prancis akhirnya tumbang 2-4 dari Argentina dalam drama adu penalti. (AP Photo/Natacha Pisarenko)

 

Rupanya teror yang dilakukan Martinez cukup efektif. Terbukti, Tchouameni yang biasanya hebat saat penalti malah menendang bola melebar.

Martinez pun langsung membuat gerakan menari usai penalti Tchouameni gagal. Seperti dilansir BBC, itu merupakan gaya tari dari mantan pelatih Crystal Palace saat menghadapi MU di final FA Cup 2016.

Kolo Muani membuat Prancis mendekati Argentina dengan skor 3-2. Namun tembakan bek Gonzalo Montiel pastikan keberhasilan Argentina menjadi juara Piala Dunia 2022 dengan skor 4-2.

"Emiliano Martinez seorang yang sangat positif. Dia bilang ke teman-temannya akan menepis beberapa penalti," kata pelatih Argentina, Lionel Scaloni.

 


Berliku

Pemain Prancis Kylian Mbappe (kanan) membawa penghargaan Sepatu Emas saat pemain Argentina Enzo Fernandez (kiri), Lionel Messi, dan penjaga gawang Emiliano Martinez memegang penghargaan mereka setelah Argentina mengalahkan Prancis pada pertandingan sepak bola final Piala Dunia 2022 di Lusail Stadion, Lusail, Qatar, 18 Desember 2022. Argentina menang 4-2 dalam adu penalti melawan Prancis setelah pertandingan berakhir imbang 3 -3. (AP Photo/Natacha Pisarenko)

Siapa sangka kiper 30 tahun ini bakal memiliki karier hebat. Dia tak menjalani karier yang bagus karena lebih banyak gabung dengan klub biasa.

Mayoritas kariernya dihabiskan dengan level bawah kompetisi Inggris. Dia dibeli Arsenal dari Independiente saat berusia 17 tahun pada 2012 lalu.

Namun nasib baik tak mengiri langkahnya karena selama 7 tahun, dia terus-terusan dipinjamkan ke klub level bawah seperti Oxford United, Sheffield Wednesday, Rotherham United, Wolverhampton Wanderers, Getafe, Reading hingga akhirnya kini main di Aston Villa.

Lanjut Baca:

Uniknya, Arsenal membuang Emiliano Martinez ke Aston Villa setelah penampilan bagus di final Piala FA 2019-2020. Saat itu, dia berkontribusi untuk keberhasilan Arsenal menang 2-1 lawan Chelsea. Martinez raih gelar pertama. Dia pun merayakannya dengan penuh haru saat itu. "Saya tak bisa menjelaskannya. Saya datang dari jauh, keluarga juga terus mendukung saya. Istri dan anak laki-lakiku, sekarang saya punya keluarga di Eropa. Saya melakukan ini untuk keluarga," katanya seperti dikutip talksport.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya