Kroasia Juara 3 Piala Dunia 2022, Luka Modric Siap-Siap Gantung Sepatu?

Kroasia sukses menyabet gelar juara 3 Piala Dunia 2022 usai menaklukkan Maroko di Khalifa International Stadium, Sabtu (17/12/2022). Kapten Vatreni Luka Modric menyatakan Piala Dunia edisi ini bakal menjadi panggung FIFA World Cup terakhirnya.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 18 Desember 2022, 20:00 WIB
Tiga pemain Kroasia, Luka Modric (tengah), Mateo Kovacic (kiri), dan Ivan Perisic berpose dengan medali setelah meraih peringkat ketiga di Piala Dunia 2022. Ini merupakan kedua kalinya Kroasia meraih peringkat ketiga dalam perhelatan akbar empat tahunan ini, sebelumnya pada Piala Dunia 1998 Kroasia langsung menjadi tim peringkat ketiga dalam debut mereka di Piala Dunia. (AP Photo/Frank Augstein)

Liputan6.com, Jakarta - Bintang Kroasia Luka Modric baru saja mengantar timnya merebut gelar juara 3 Piala Dunia 2022. Kepastian ini didapat usai Vatreni menumbangkan Maroko 2-1 dalam laga yang dihelat di Khalifa International Stadium, Sabtu (17/12/2022) malam WIB.

Kemenangan tersebut menjadi salah satu catatan manis buat Modric dalam keikutsertaannya di ajang sepak bola empat tahunan. Apalagi Piala Dunia 2022 berpotensi menjadi panggung FIFA World Cup terakhirnya mengingat sang pemain sudah nyaris menginjak kepala empat.

Modric sendiri tak menampik bahwa dirinya kemungkinan tak bisa lagi memperkuat Vatreni di Piala Dunia edisi mendatang. Walau begitu, ia tak menutup peluang untuk tampil dalam kompetisi internasional lain sebelum memutuskan gantung sepatu.

“Ini mungkin pertandingan terakhir saya di Piala Dunia, tetapi (untuk sekarang) saya belum bisa berkata apa-apa,” ujar gelandang Real Madrid pasca kesuksesan Kroasia mengamankan podium ketiga Piala Dunia 2022, seperti dilansir dari Marca.

“Tentu saja saya sangat senang dengan karier saya bersama Kroasia. Memenangkan dua medali itu sangat penting. Impian saya sebenarnya memenangkan Piala (Dunia), hal itu tidak terjadi, tetapi saya tetap sangat senang,” katanya menambahkan.

Sekadar informasi, Kroasia memang telah menunjukkan performa gemilang dalam dua edisi penyelenggaraan Piala Dunia. Sebelumnya, Vatreni sudah lebih dulu menyabet predikat runner-up usai ditumbangkan oleh Prancis di final Piala Dunia 2018.

Bagi Modric, track record ini menjadi hal yang krusial. Pasalnya, Vatreni berhasil membuktikan kiprah dan kontribusi di sepak bola level dunia, terlepas dari statusnya sebagai negara kecil dengan populasi yang hanya mencapai empat juta penduduk.

“Anda bisa melihat bagaimana kami merayakannya di lapangan. Menyabet dua medali dalam dua edisi Piala Dunia merupakan hal yang amat berarti. (Catatan) itu sangat penting dan besar bagi Kroasia. Anda tidak bisa lagi mengatakan bahwa Kroasia adalah tim yang hanya melakukan sesuatu tiap 20 tahun sekali,” pungkas Modric.


Tampil di Nations League

Pemain Timnas Kroasia, Luka Modric merayakan kemenangan Timnas Kroasia atas Brasil melalui adu penalti dalam laga babak perempatfinal Piala Dunia 2022 di Education City Stadium, Al Rayyan, Qatar, Jumat (9/12/2022) malam WIB. (AP/Manu Fernandez)

Terlepas dari pernyataan soal ketidakikutsertaan di Piala Dunia edisi selanjutnya, Modric menegaskan bahwa dirinya masih akan tampil di ajang Nations League. Setelah itu, pesepak bola berusia 37 tahun baru akan memberi kepastian soal masa depannya.

Lanjut Baca:

“Di masa depan, kita akan lihat apa yang terjadi. Saya ingin melanjutkan (karier internasiona) hingga Nations League, dan kemudian kita akan lihat bagaimana ke depannya,” tutur pemain yang pernah membela Tottenham Hotspur itu. Adapun terkait Euro, Modric juga mengaku belum mau ambil pusing. Ia masih butuh waktu untuk memutuskan apakah dirinya bakal tampil dalam ajang sepak bola bergengsi Eropa. “Saya berpikir saya masih bisa tampil di level tinggi, dan saya ingin meneruskan setidaknya sampai Nations League. Selepas itu, akan ada lebih banyak waktu untuk memikirkan Euro.” “Namun untuk sekarang, (saya ingin) berjalan selangkah demi selangkah dan berlanjut sampai Nations League Finals,” tutur pesepak bola kelahiran 1985 itu.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya