Virus Hantui Skuad Prancis Jelang Final Piala Dunia 2022 Melawan Argentina

Tidak mudah bagi Prancis mempertahankan gelar yang diraih di Piala Dunia 2018, menghadapi Argentina di partai puncak tak hanya Messi yang jadi rintangan tapi juga lawan kasat mata, virus.

oleh Yo KavyaDiterbitkan 17 Desember 2022, 12:30 WIB
Selebrasi pemain timnas Prancis, Olivier Giroud dan Kylian Mbappe usai mencetak gol ke gawang Polandia dalam pertandingan 16 besar Piala Dunia 2022 yang berlangsung di Al Thumama Stadium, Doha, Qatar, Minggu (4/12/2022). (AFP/Kirill Kudrayavtsev)

Liputan6.com, Jakarta Final ideal saat timnas Prancis akhirnya lolos dari hadangan Maroko untuk bertemu Argentina. Laga final Piala Dunia 2022 Qatar di Stadion Lusail Iconic, Minggu (18/12/2022) pukul 22.00 WIB menampilkan dua tim favorit dari Eropa dan Amerika Selatan.

Prancis menyandang status juara bertahan saat menghadapi Argentina. Pada final empat tahun lalu, Prancis tampil sebagai juara setelah menaklukkan Kroasia 4-2.

Kini, Les Bleus dengan skuad yang tak banyak berubah dan pelatih yang sama pula, Didier Deschamps, ingin mengukir rekor bila kembali menjadi juara.

Deschamps sendiri tercatat sebagai pelatih keenam dalam sejarahPiala Dunia yang membawa tim dua kali mencapai final. Namun hanya satu pelatih, Vittorio Pozzo yang mengantarkan Italia memenangi Piala Dunia dua kali berturut-turut pada 1934 dan 1938.

Rekor Italia yang menjadi juara dunia secara berurutan memang disamai Brasil pada 1958 dan 1962. Hanya, Brasil ditangani dua pelatih berbeda.

Bagaimana dengan Deschamps? Dia sesungguhnya telah mengukuhkan sebagai salah satu pemain-pelatih yang sukses di Piala Dunia. Sebagai pemain, dirinya turut membawa Prancis menjadi juara di Piala Dunia 1998 yang digelar di negara sendiri.

Setelah sukses pada gelaran di Rusia, pelatih berusia 54 ini pun berharap bisa melengkapi sukses dengan merengkuh trofi sekaligus menyamai rekor Pozzo. Hanya, asa Deschamps tak mudah karena menghadapi Lionel Messi dkk. Argentina, seperti halnya Prancis, sesungguhnya merupakan tim unggulan yang tak bisa dianggap remeh.

Kedua tim pun sesungguhnya tidak sekali dua kali berduel. Pada pertemuan terakhir di Piala Dunia 2018, Prancis sukses menyingkirkan Argentina 4-3 di babak 16 besar.


Bersinar

Mantan pemain Argentina Sergio Aguero menghadiri sesi latihan timnya jelang partai Final Piala Dunia 2022 melawan Prancis di Doha, Qatar, Kamis (15/12/2022). Bagi Argentina dan Prancis, ini akan menjadi pertemuan mereka pertama kali di final Piala Dunia. (Paul ELLIS / AFP)

Saat itu, Messi secara mengejutkan bermain sebagai centre forward. Sementara, striker Sergio Aguero justru duduk di bangku cadangan. Menjadi ujung tombak tunggal, Messi malah gagal mencetak gol.

Kini, Messi tak ingin mengulangi kegagalan. Dirinya berambisi mengantarkan La Albiceleste menjadi juara dunia sebelum pensiun dari timnas.

Eks bintang Barcelona yang kini membela Paris Saint-Germain tersebut memang masih menjadi pilar utama Argentina di Qatar. Bahkan pada laga semifinal saat menang telak 3-0 atas Kroasia, Messi sepenuhnya menjadi napas permainan tim. Dirinya tidak hanya mencetak gol dari titik penalti tetapi juga memberikan assist kepada Julian Alvarez.

Lanjut Baca:

"Messi adalah salah satu pemain terbaik di dunia. Dan, dia benar-benar bersinar di turnamen ini. Pertandingan empat tahun lalu tentu sudah berbeda. Saat menghadapi kami, dia bermain sebagai centre forward. Hal yang tidak saya duga sama sekali," kata Deschamps seperti dikutip Mail.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya