Youssouf Fofana, Gelandang Prancis di Piala Dunia 2022 yang Pernah Jadi Pengantar Pizza

Youssouf Fofana tampil baik menggantikan peran Adrien Rabiot saat Prancis bertemu Maroko pada semifinal Piala Dunia 2022.

oleh Marco TampubolonDiperbarui 15 Desember 2022, 16:24 WIB
Pemain Prancis merayakan gol kedua timnya ke gawang Maroko yang dicetak oleh Randal Kolo Muani saat laga semifinal Piala Dunia 2022 yang berlangsung di Al Bayt Stadium, Qatar, Rabu (14/12/2022) waktu setempat. (AP Photo/Manu Fernandez)

Liputan6.com, Jakarta Youssouf Fofana memainkan peran penting dalam perjalanan Prancis ke final Piala Dunia 2022. Pemain AS Monaco itu menggantikan Adrien Rabiot yang absen di semifinal karena sakit. 

 

Fofana sebenarnya terbilang wajah baru di skuad Les Bleus. Namanya baru menghiasi timnas Prancis mulai September 2022 lalu. Meski demikian, Fofana tampak tidak canggung saat dipercaya tampil sejak menit pertama melawan Maroko di babak semifinal, Kamis (15/12/2022). 

Pemain berusia 23 tahun itu tampil solid bersama Tchouameni. Mereka tak hanya mampu memutus aliran serangan lawan, tapi ikut aktif dalam membantu serangan Les Bleus. 

Bertanding di Al Bayt Stadium, Prancis akhirnya menang dengan skor 2-0. Dua gol Les Blues dicetak oleh Theo Hernandez (5') dan pemain pengganti Randal Kolo Muani menit ke-79. 

Nama Fofana pun ikut terangkat oleh kemenangan ini. Kemampuannya menggantikan peran dari Rabiot di lini tengah membuat sosok yang jarang diperhitungkan itu mulai banyak dibicarakan.

Di babak final, Prancis akan berhadapan dengan Argentina. Pertandingan akan berlangsung di Lusail Stadium, Minggu (18/12/2022). Melihat penampilan gemilang melawan Maroko, bukan mustahil Fofana yang mengawali karier dari Starsbourg itu kembali jadi andalan Les Bleus. 

Lalu siapa sebenarnya Youssouf Fofana?


Mengantar Pizza

Youssouf Fofana. Gelandang tengah berusia 23 tahun ini kini tengah menjalani musim ke-4 bersama AS Monaco sejak didatangkan dari Strasbourg pada tengah musim 2019/2020. Musim ini ia telah tampil dalam 21 laga di semua ajang bersama AS Monaco dengan torehan 1 gol. Bersama Timnas Prancis ia baru mengoleksi 2 caps sejak melakukan debut pada 22 September 2022. (AFP/Anne-Christine Poujoulat)

Seperti dilansir dari Goal, Fofana lahir di Paris, Prancis dari orang tua yang berasal dari Mali dan Pantai Gading. Sejak kecil dia sudah mengasah kemampuan sepak bolanya dengan bermain di klub-klub lokal di pinggiran kota Paris. Selama ini, kota dengan ikon menara Eifel itu terkenal penghasil bakat-bakat muda seperti Pogba, Mbappe, Saha, Matuidi, hingga Kingsley Coman.

Tumbuh dan besar di kota Paris menjadi berkah sekaligus kutukan bagi para pesepak bola. Di satu sisi, kesuskesan Paris Saint Germain (PSG) telah memberikan mereka tujuan yang jelas. Hanya saja, perjalanan tidak sesederhana yang dipikirkan. Seperti banyak orang, Fofana harus mampu melewati melampuai kekayaan Les Parisiens untuk menemukan pijakannya pada sepak bola.

Pada tahun 2005, dia kemudian masuk Esprance Paris dan menghabiskan semusim di Red Star. Namun mimpinya sempat hancur saat dikeluarkan dari akademi sepak bola Prancis di Clairefontaine pada usia 15 tahun. Mimpinya menjadi pemain profesional dalam bahaya.

Lanjut Baca:

Selama tiga tahun dari 2014 hingga 2017 dia menghabsikan waktu bersama klub amatir JA Drancy. Dan untuk membiyayai hidupnya, Fofana harus bekerja di restoran pizza seusia latihan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya