Liputan6.com, Jakarta Penyerang Inggris, Raheem Streling, telah kembali ke Qatar. Itu artinya, pemain Chelsea itu bisa kembali membela Tiga Singa di Piala Dunia 2022.
Akhir pekan lalu, Raheem Sterling harus kembali ke London karena tertimpa musibah. Rumahnya di kawasan Surrey dibobol maling dengan total kehilangan 6 juta pound.
Advertisement
Atas insiden tersebut, FA menyatakan bahwa Sterling untuk sementara tak bisa membela Inggris di Piala Dunia Qatar.
"Penyerang Chelsea itu untuk sementara pergi mengurus masalah keluarga tetapi diharapkan untuk bergabung kembali dengan skuad di Al Wakrah pada hari Jumat menjelang perempat final dengan Prancis," bunyi pernyataan FA dikutip dari DailyMail.
Tak dimungkiri, Streling terguncang dengan musibah tersebut. Beruntung, kepolisian Surrey sudah mengamankan dua orang yang diduga pelaku perampokan.
"Polisi menyatakan bahwa pencuri, perhiasan dan jam tangan, telah ditemukan ketika keluarga Streling kembali dari Qatar. Tak ada penyusup bersenjata ketika mereka melancarkan aksi," tulis DailyMail.
"Polisi Surrey juga menyatakan pada Rabu pagi bahwa mereka telah menangkap dua pria karena dicurigai melakukan perampokan menyusul laporan aktivitas mencurigakan di Oxshott."
"Polisi terus bekerja untuk memastikan apakah mereka yang ditahan terkait dengan pembobolan di rumah Sterling, yang berada di dekatnya atau bukan," tulis pernyataan itu lagi.
Saat hendak bertolak ke Qatar, Streling terpantau membawa seluruh keluarganya. Adapun, informasi ini didapatkan di Bandara Heathrow.
Rekan Satu Tim Sterling Ikut Khawatir
Rekan-rekan Sterling di Timnas Inggris juga turut khawatir dengan insiden perampokan tersebut. Salah satunya datang dari Kalvin Phillips.
Menurut Phillips, insiden ini juga membuat seluruh pemain dan ofisial Timnas Inggris panik. Sebab, mereka juga tengah meninggalkan keluarga mereka.
"Selalu ada pemikiran di benak Anda bahwa itu mungkin terjadi pada Anda. Ini bukan perasaan yang menyenangkan ketika Anda begitu jauh dan memiliki keluarga di rumah."
"Raheem merasa cukup baik untuk bergabung kembali dengan kami — dan kami sangat senang keluarganya baik-baik saja. Ini akan menjadi peringatan besar-besaran."