Jurgen Klopp Senang Negara yang Dibela Pemain Liverpool Gugur Cepat di Piala Dunia 2022

Jika cepat gugur di Piala Dunia 2022 Qatar, akan lebih cepat kembali ke Liverpool.

oleh Muhammad YantoDiterbitkan 29 Oktober 2022, 22:00 WIB
Pada musim ini, performa Liverpool tidak terlalu menggembirakan. The Reds harus berada di urutan ke-8 klasemen usai kalah dari klub promosi Liga Inggris 2022/2023, Nottingham Forest. Sorotan tajam juga mengarah ke pelatih mereka, Jurgen Klopp. Meski diprediksi belum akan kehilangan kursinya dalam waktu dekat, manajer asal Jerman tersebut perlu segera membalikkan keadaan. (AFP/Paul Ellis)

Liputan6.com, Jakarta - Manajer Liverpool Jurgen Klopp tidak segan berharap tim yang dibela anak asuhnya di Piala Dunia 2022 Qatar cepat tersingkir. Karena, dengan begitu, dia bisa menyiapkan tim menghadapi paruh kedua kompetisi.

Klopp menegaskan Piala Dunia 2022 tidak ada dalam pikiran para pemain dan bukan merupakan faktor utama inkonsistensi tim pada awal musim ini. Namun, dia yakin skuadnya akan berada dalam kondisi yang lebih baik setelah kompetisi dilanjutkan pada akhir Desember nanti.

“Jika mereka semua kembali sehat atau jika mereka semua tersingkir lebih awal dari Piala Dunia, istirahat dan kemudian dapat berlatih bersama kami selama 3 setengah pekan, itu akan menjadi luar biasa," kata Klopp, dilansir Independent.

"Tidak ada pemain saya yang hati-hati karena ingin maksimal di Piala Dunia. Pemain yang memikirkan itu justru orang-orang yang berisiko cedera," sambungnya.

Salah satu kendala Liverpool musim ini adalah cedera. Namun, kabar baik datang setelah kembalinya Thiago Alcântara. Sebelumya, gelandang asal Spanyol itu menjalani pemulihan dari infeksi telinga.

Namun, Jordan Henderson diragukan bisa bermain melawan tim yang belum pernah menang dalam delapan pertandingan yakni Leeds United pada akhir pekan ini.

Pekan lalu Liverpool kalah 0-1 dari Nottingham Forest yang berkutat di papan bawah. Klopp pun khawatir The Reds akan menderita kekalahan mengejutkan lainnya.


Waspadai Leeds

Jurgen Klopp telah merasakan empat laga final Liga Champions. Dari empat final itu, Klopp punya satu gelar juara yakni saat membawa Liverpool berjaya pada edisi musim 2018/2019 lalu. (AFP/Paul Ellis)

“Leeds benar-benar menginginkan kemenangan, mereka sangat bersemangat, sangat agresif. Ada banyak hal yang disukai tentang tim ini tetapi mereka tidak memiliki hasil yang positif dalam enam, tujuh pertandingan terakhir," kata Klopp.

"Kemarin, ketika saya melihat pertandingan mereka, saya mendengar Jesse Marsch mengatakan dia muak dengan kekalahan. Kami melihat pembicaraan paruh waktu di Salzburg, jadi dia jelas sangat bersemangat di ruang ganti. Dia akan membakar semangat pemainnya," jelas Klopp.


Lolos dari Sanksi tapi Kena Denda

Kembali dari ruang ganti, Jurgen Klopp berusaha melakukan perubahan unuk memecah kebuntuan Liverpool. (AFP/Oli Scarff)

Klopp telah dijatuhi sanksi terkait kartu merah yang diterimanya pada laga kontra Manchester City, dua pekan lalu. Klopp diwajibkan membayar denda 30 ribu poundsterling (Rp 540 juta).

Untungnya juru taktik asal Jerman itu terhindar dari kemungkinan sanksi larangan mendampingi The Reds satu laga di Liga Primer Inggris.

Lanjut Baca:

Dengan begitu, Klopp masih bisa mengomandoi pasukannya pada laga kontra Leeds United, Sabtu (29/10/2022).

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya