Jokowi Ingin Bangun Budaya Kerja Baru yang Produktif di IKN

Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan pemerintah akan membangun budaya kerja baru yang produktif di Ibu Kota Nusantara (IKN).

oleh Lizsa EgehamDiterbitkan 19 Oktober 2022, 05:05 WIB
Presiden Joko Widodo atau Jokowi menikmati suasana hutan saat sunrise pada pagi hari setelah berkemah semalam di titik nol Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (15/3/2022). (FOTO: Setpres/Agus Suparto)

Liputan6.com, Jakarta Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan pemerintah akan membangun budaya kerja baru yang produktif di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Nantinya, kata dia, pelayanan masyarakat di IKN hanya akan melalui aplikasi sehingga mengurangi penggunaan kertas (paper less).

"Budaya yang ingin dibangun adalah budaya kerja produktif. Layanan masyarakat lewat aplikasi, akte lahir, akte nikah, paper less," kata Jokowi saat menyampaikan sambutan utama tentang Ibu Kota Nusantara: Sejarah Baru Peradaban Baru di Djakarta Theater Jakarta, Selasa (18/10/2022).

Dia menyebut pembangunan IKN hanya bisa terwujud apabila dilakukan bersama-sama, tak hanya pemerintah. Pasalnya, hanya 20 persen anggaran dari APBN yang disiapkan pemerintah untuk pembangunan IKN.

Sementara itu, 80 persen akan diserahkan kepada para investor. Oleh sebab itu, Jokowi menekankan pemerintah membuka investasi sebesar-besarnya untuk para investor yang ingin terlibat dalam pembangunan IKN di Kalimantan Timur.

"Investasi terbuka lebar, mau dimana, di sebelah mana, di kawasan inti ya harganya beda, finansial center, healthcare center, education center, silahkan. Saya sampaikan ini kesempatan pertama dan kesempatan emas yang tidak terulang lagi," jelasnya.

Menurut Jokowi, Indonesia sulit menjadi negara maju apabila tak melakukan transformasi besar. Pemindahan IKN merupakan salah satu agenda besar yang sedang dikerjakan pemerintah.

"Ini saatnya mencatat sejarah indonesia dan melakukan lompatan untuk menjadi pelaku sejarah Indonesia Masa depan," ucap dia.

"Dan dengan upaya kita bersama dengan semangat gotong royong saya yakin 17 Agus 2024 kita bisa merayakan bersama-sama di Nusantara," sambung Jokowi.

 

Hafal Jenis Semua Pohon di IKN

Sementara, Jokowi mengaku hafal semua jenis pohon yang berada di Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur. Dia hafal jenis-jenis pohon karena adalah lulusan Universitas Gadjah Mada jurusan kehutanan.

"Supaya bapak ibu ingat saya dari kehutanan saya waktu menerangkan di persemaian di Kalimantan dari A sampai Z ini pohon apa ini pohon apa saya hafal semua dan 80 persen sumber energinya adalah berasal dari renewable energi," kata dia.

Jokowi menyebut, kendaraan di IKN harus mobil listrik. Kemudian, 80 persen tranportasinya adalah transportasi umum autonomus vehicle.

"Tanpa awak media, tanpa supir jadi yang kita hargai disana adalah pejalan kaki yang kita hargai disana adalah orang yang senang naik sepeda, ten minute city, jarak tempuh kemana-mana itu ada dalam 10 menit," ungkapnya.

 

Ratusan Triliun

Sebelumnya, Jokowi mengatakan kebutuhan anggaran untuk pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Penajam Paser Utara Kalimantan Timur, mencapai Rp 466 triliun. Menurut dia, sekitar 20 persen kebutuhan anggaran itu akan diambil dari APBN.

"Hitungan sementara Rp466 triliun, itu kurang lebih 19-20 persen berasal dari APBN," jelas Jokowi seperti dilihat dari tayangan Sekretariat Presiden, Selasa (15/3/2022).

Selain APBN, kata dia, anggaran pembangunan IKN juga akan beradal dari public private partnership (PPP) dan kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU). Kemudian, dari investasi sektor swasta, BUMN, hingga obligasi publik.

"Saya kira kita ingin otorita ini fleksibel dan lincah dan bisa mendapatkan skema-skema pendanaan dari berbagai akema yang ada," ujarnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya