Sebuah mobil melaju di jalan di gurun Atacama yang dipenuhi bunga-bunga bermekaran, dekat Copiapo, Chili, Selasa, 4 Oktober 2022. Fenomena ini biasanya hanya terjadi setiap lima hingga tujuh tahun ketika hujan lebat yang jarang menyebabkan bunga bermekaran. (AP Photo/Matias Basualdo)
Seekor bangau berdiri di dekat bunga yang sedang mekar di gurun Atacama, dekat Copiapo, Chili, Selasa, 4 Oktober 2022. Fenomena ini biasanya hanya terjadi setiap lima hingga tujuh tahun ketika hujan lebat yang jarang menyebabkan bunga bermekaran. (AP Photo/Matias Basualdo)
Bunga-bunga yang bermekaran menutupi gurun Atacama dekat Copiapo, Chili, Selasa, 4 Oktober 2022. Fenomena ini biasanya hanya terjadi setiap lima hingga tujuh tahun ketika hujan lebat yang jarang menyebabkan bunga bermekaran. (AP Photo/Matias Basualdo)
Bunga-bunga yang bermekaran menutupi gurun Atacama dekat Copiapo, Chili, Selasa, 4 Oktober 2022. Fenomena ini biasanya hanya terjadi setiap lima hingga tujuh tahun ketika hujan lebat yang jarang menyebabkan bunga bermekaran. (AP Photo/Matias Basualdo)
Bunga mekar di Gurun Atacama dekat Copiapo, Chili, pada 23 September 2022. Presiden Chili Gabriel Boric mengumumkan pada 2 Oktober 2022, pembuatan taman nasional di bagian selatan Gurun Atacama , wilayah paling gersang di dunia, untuk melindungi fenomena berbunga yang terjadi secara luar biasa di wilayah Copiapo, sekitar 500 km sebelah utara Santiago. (Sebastian OJEDA / Imagen Chile / AFP)
Bunga mekar di Gurun Atacama dekat Copiapo, Chili, pada 23 September 2022. Presiden Chili Gabriel Boric mengumumkan pada 2 Oktober 2022, pembuatan taman nasional di bagian selatan Gurun Atacama , wilayah paling gersang di dunia, untuk melindungi fenomena berbunga yang terjadi secara luar biasa di wilayah Copiapo, sekitar 500 km sebelah utara Santiago. (Sebastian OJEDA / Imagen Chile / AFP)