Timnas Prancis Dihantam Badai Cedera, Kutukan Piala Dunia Mengintai

Jelang bergulirnya Piala Dunia 2022 Qatar, performa Timnas Prancis semakin tidak meyakinkan

oleh Muhammad YantoDiterbitkan 28 September 2022, 18:00 WIB
Denmark membuat kejutan dengan menghajar Prancis dua gol tanpa balas dalam matchday pemungkas Grup 1 UEFA Nations League A 2022/2023, Senin (26/9/2022). (Franck Fife)

Liputan6.com, Jakarta - Piala Dunia 2022 Qatar tinggal menghitung hari. Namun, masalah besar sedang menghampiri Timnas Prancis. Sang juara bertahan dihantam badai cedera dan membuat performa mereka semakin tidak meyakinkan.

Piala Dunia 2022 akan berlangsung pada 20 November hingga 18 Desember 2022. Ini akan menjadi Piala Dunia pertama yang berlangsung pada musim dingin.

Prancis sebagai juara bertahan saat ini sedang menjalani laga lanjutan EUFA Nations League. Terbaru, Prancis dipermak Denmark 0-2 di Parken Stadium, Senin (26/9/2022).

Kekalahan ini membuat Les Blues hanya meraih satu kemenangan dalam enam pertandingan UEFA Nations League melawan Kroasia, Austria, dan Denmark.

Kekalahan ini juga tak lepas dari badai cedera yang menghantam Prancis. Dalam laga melawan Denmark, performa Prancis tidak seganas saat mereka menjuarai Piala Dunia 2018 lalu.

Di lini depan, Karim Benzema absen karena cedera paha. Sedangkan Olivier Giroud kurang maksimal dengan Antoine Griezmann tidak lagi menggigit akibat kurangnya menit bermain di klub.

Kemudian di lini tengah, N'Golo Kante masih belum bermain karena cedera. Duo Real Madrid Aurelien Tchouameni dan Eduardo Camavinga yang diplot sebagai pengganti belum mampu menggantikan peran Kante.

Nasib Paul Pogba juga belum jelas. Gelandang Juventus tersebut terancam tak bisa ikut Piala Dunia karena cedera saat pramusim.

Tak sampai di situ, lini pertahanan juga digerogoti cedera. Presnel Kimpembe, Theo Hernandez, Lucas Hernandez, Ibrahima Konate, dan Jules Kounde masih diganggu gangguan fisik. Bahkan di sektor kiper, Hugo Lloris dan Mike Maignan menghadapi masalah yang sama.


Komentar Didier Deschamps

6. Didier Deschamps – Pelatih Timnas Prancis ini telah mengukir catatan pribadi yang mengesankan. Dia adalah salah satu sosok yang berhasil menjadi juara Piala Dunia baik sebagai pemain dan pelatih. (AFP/Franck Fife)

Kekalahan dari Denmark tak membuat Didier Deschamps cemas. Dia meyakini timnya akan kembali kuat jika para pemain andalan kembali pulih.

"Saya tak merasa cemas, karena setelah pemain-pemain dengan pengalaman internasional kembali, kami akan kembali kuat," ucap Deschamps dikutip RMC Sport.

"Tidak ada yang perlu dicemaskan. Semalam, saya menyaksikan pertandingan lain dan ada tim besar yang juga menelan kekalahan. Kami tidak berpikir kami lebih baik dari yang lain, tetapi kami akan terus berjuang menjadi lebih baik," tambahnya.

Lanjut Baca:

Meski tidak cemas, seharusnya Deschamps waspada. Sebab, kutukan Piala Dunia siap mengintai. Prancis terancam kembali mengalami nasib tragis usai menjadi juara pada Piala Dunia 2018. Pasalnya, sejak pergantian milenium, tim yang berhasil menjadi juara dunia hampir selalu angkat kaki lebih cepat pada edisi berikutnya. Mereka gagal melangkah ke fase gugur setelah tersingkir di babak grup. Fenomena itu terjadi pada lima edisi terakhir Piala Dunia, dengan empat juara bertahan selalu kandas di fase grup.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya