Bikin 2 Pembalap Terpental di MotoGP Aragon 2022, Marc Marquez Buka Suara: Quartararo Sedang Sial Saja

Comeback Marc Marquez di MotoGP Aragon 2022 menyebabkan dua pembalap terjatuh.

oleh Marco TampubolonDiperbarui 19 September 2022, 20:33 WIB
Pembalap Repsol Honda Marc Marquez memacu kecepatan sepeda motornya pada sesi latihan bebas balapan MotoGP Aragon 2022 di sirkuit Motorland di Alcaniz, Spanyol, Jumat (16/9/2022). MotoGP Aragon 2022 menandai comeback Marquez yang sempat absen empat bulan sejak kali terakhir mengaspal di MotoGP Italia di Sirkuit Mugello pada akhir Mei 2022. (PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP)

Liputan6.com, Jakarta Comeback Marc Marquez pada MotoGP Aragon 2022 tidak berjalan mulus. Pembalap Repsol Honda itu gagal finis setelah sempat mengalami dua insiden yang mebuat pembalap lain jatuh pada lap pertama.

Insiden pertama terjadi hanya beberapa saat setelah kampu start menyala. Marquez yang tengah berada dalam rombongan besar pembalap tiba-tiba melambat hingga ditabrak Fabio Quartararo dari belakang. 

Akibat kejadian ini, Quartaro terpental dari sepeda motornya dan terseret hingga ke pinggir lintasan. 

Marquez masih sempat melanjutkan lomba. Namun tidak lama kemudian, Marquez kembali terlibat insiden dengan pembalap pembalap Honda lainnya, Takaaki Nakagami. Pembalap asal Jepang itu juga terjatuh setelah menabrak bagian samping sepeda motor Marquez. Kali ini, Marquez juga ikut ke luar lintasan. 

Juara dunia delapan kali itu memutuskan untuk menepi dan tidak melanjutkan lomba. 

"Saya merasakan ada yang aneh ketika memasuki tikungan ke-5. Namun semuanya kembali normal pada tikungan ke-6 dan ke-7," kata Marquez usai balapan seperti dilansir dari Speedcafe.com. 

"Lalu Nakagami melewati saya dari dalam pada tikungan ke-7 dan dia melebar," beber Marquez.

"Jadi setelah saya berada di bagian dalam, sedikit di depan, saya lalu melakukan holeshot. Tapi begitu saya melakukan hal itu, saya merasa roda belakang saya terkunci," kata Marquez menjelaskan. 

Marquez mengaku berusaha mencari penyebab bannya terkunci. Dia kemudian mengamati gambar dengan seksama. "Seperti yang Anda lihat, potongan (bodywork) terlihat keluar dari fairing," ujarnya. 

"Dan kemudian ketika saya merasa (ban) itu terkunci, semuanya menjadi gila, dan motor mengunci di belakang, melaju ke sisi kiri, dan tidak ada torsi," beber Marquez menambahkan.


Insiden Biasa

Fabio Quartararo hanya mampu finis di posisi kelima di MotoGP San Marino (AFP)

Setelah insiden ini, Marquez memang segera menghentikan sepeda motornya. Dia menepi dan tidak melanjutkan lomba. Namun menurut Marquez, dia berthenti bukan karena insiden dengan Nakagami.

"Saya berhenti karena insiden dengan Fabio (Quarataro)," kata Marquez menjelaskan.

Bagi Marquez, insiden yang dialami Quartararo biasa terjadi dalam balapan MotoGP. Menurutnya, pembalap asal Yamaha itu kurang beruntung dan tidak bisa menghindar karena jarak mereka terlalu dekat.

Lanjut Baca:

"Saya ada masalah kecil dengan ban yang masih dingin. Saya sempat kehilangan cengkraman sehingga menurunkan gas. Tapi itu bukanlah momen yang besar. Saya lalu melihat rekamannya dan jarak Fabio memang sangat dekat di mana itu merupakan hal yang normal di awal lomba," beber Marquez. "Jadi itu hanya insiden balapan dan kurang beruntung saja," Marquez menambahkan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya