Yuzu Isotonic Magelang Open 2022: Pemain Non Unggulan Unjuk Gigi

Sejumlah pemain non unggulan menunjukkan tajinya di hari kedua Yuzu Isotonic Magelang Open 2022. Mereka mengalahkan sejumlah pemain unggulan.

oleh Bogi TriyadiDiperbarui 13 September 2022, 21:20 WIB
Atlet PB Djarum James Arthur Leopatty menumbangkan unggulan kedua Naufal Rasyid Adz Dzaki dari Delta Purwokerto 21-16, 18-21, 21-16 dalam tempo 40 menit pada nomor tunggal putra U-11 Yuzu Isotonic Magelang Open 2022 di GOR Djarum Magelang, Jawa Tengah, Selasa (13/9). (foto: istimewa)

Liputan6.com, Magelang - Yuzu Isotonic Magelang Open 2022 hari kedua yang menyajikan 137 pertandingan di GOR Djarum Magelang, Jawa Tengah, Selasa (13/9), berlangsung sengit. Para pebulu tangkis belia dari kelompok usia U-11, U-13, dan U-15 mengerahkan seluruh kemampuan mereka untuk merebut tiket 16 maupun 32 besar.

Tak hanya pebulu tangkis unggulan yang menuai hasil gemilang, namun non unggulan juga menunjukkan tajinya. Di nomor tunggal putra U-11, misalnya. James Arthur Leopatty menumbangkan unggulan kedua Naufal Rasyid Adz Dzaki dari Delta Purwokerto. Meski harus jatuh bangun, atlet PB Djarum itu menang rubber game 21-16, 18-21, 21-16 dalam tempo 40 menit.

Walau menang, atlet badminton berusia 10 tahun tersebut mengaku sempat mengalami kesulitan menghadapi Naufal. "Ketika di lapangan tadi saya memang sempat kurang maksimal mainnya. Namun, saya akhirnya bisa mengejar ketertinggalan di gim ketiga," kata siswa kelas 5 SD Kanisius Kudus ini usai pertandingan.

Baru kali pertama terjun di kejuaraan skala nasional, James menyataan berupaya untuk bermain menyerang sejak gim pembuka. Namun, upayanya sempat tertahan pada gim kedua hingga akhirnya merebut gim ketiga.

"Dengan kemenangan ini, ke depannya saya akan bertanding lebih baik dan tentu menargetkan juara Yuzu Isotonic Magelang Open 2022. Untuk mencapai itu, saya selalu berdoa, tetap semangat dan bermain secara fokus. Mudah-mudahan target saya tercapai," ucap James, yang rutin berlatih sejak MU untuk bisa bermain prima.

 


Pemain unggulan

Pebulu tangkis PB Djarum Erni Rusliana mengalahkan unggulan delapan Anggita Chrisant Desvanya dari Istimewa Badminton Club Yogyakarta 24-22 dan 21-17 di kategori Tunggal Putri U-13 Yuzu Isotonic Magelang Open 2022 di GOR Djarum Magelang, Jawa Tengah, Selasa (13/9). (foto: istimewa)

Kemenangan juga diraih rekan satu klub James, yaitu Erni Rusliana. Bertanding di kategori Tunggal Putri U-13 melawan unggulan delapan, Anggita Chrisant Desvanya dari Istimewa Badminton Club Yogyakarta, atlet binaan PB Djarum ini menang 24-22 dan 21-7.

Kejar-mengejar angka terjadi di gim pertama. Meski sedang dalam kondisi kurang fit, ia bermain secara agresif di gim kedua dan mendominasi jalannya pertandingan.

"Saya sedang tidak enak badan. Di gim awal saya bermainnya masih penyesuaian dan memang lawan cukup baik untuk memotong bola-bola saya. Tetapi, di gim kedua dengan masukan dari pelatih untuk bermain lebih sabar akhirnya saya bisa menang," katanya.

Lanjut Baca:

"Semoga pada Yuzu Isotonic Magelang Open 2022 ini saya bisa juara," imbuh Erni yang sebelumnya menyabet gelar juara Tunggal Putri U-11 pada Sirkuit Nasional B Sumatera Utara 2022 dan juara Tunggal Putri U-13 di Sirkuit Nasional B Kalimantan Tengah 2022. Pencapaian positif juga ditunjukkan pemain unggulan pertama pada kategori Tunggal Putra U-13 Alif M Akbar. Bertanding selama 17 menit, ia menang dua gim langsung 21-13 dan 21-3 atas Adhwin Arling Rangga dari Simple Badminton Academy Klaten. Meski menjadi unggulan teratas, Alif sempat tegang kala memasuki arena pertandingan hingga pengujung gim pertama. "Sempat kepikiran apa strategi yang pas untuk mengatasi permainan lawan," ujarnya. Alif berharap kesuksesan sebagai juara Piala Presiden 2022 untuk kategori Tunggal Putra U-13 dapat terulang pada Yuzu Isotonic Magelang Open 2022. Membidik podium teratas, ia ingin torehan prestasinya menjadi kebanggaan bagi diri sendiri, orangtua, maupun pelatih. Meski begitu, Alif mengakui jalan menuju gelar juara tidak mudah. Sebab, terdapat dua pemain yang dianggap sebagai lawan tangguh yang harus dihadapi, yaitu unggulan kedua Mohammad Riky Prayoga asal PMS Solo dan unggulan ketiga Alvin Jefferson Kusuma dari Jaya Raya Solo. "Kedua pemain itu permainannya ulet, susah dimatiin, dan tenaganya kuat. Saya setengah mati kalau lawan mereka. Sebelumnya saya juga bertemu mereka di Piala Presiden 2022. Tapi karena sudah tahu kelebihan serta kelemahan Riky dan Alvin, saya akan bermain secara maksimal jika bertemu dengan mereka di Yuzu Isotonic Magelang Open 2022," ujar Alif, seraya terkekeh.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya