Liputan6.com, Pariaman: Banyak sudah beredar cerita bahwa seekor kera atau beruk bisa diajarkan melakukan sebuah pekerjaan untuk membantu manusia. Bahkan, ada juga yang melibatkan kera untuk membantu sang tuan mencari nafkah. Yang paling umum adalah topeng monyet keliling. Di Pariaman, Sumatra Barat, seekor beruk diajarkan memetik buah kelapa di pohon yang tinggi. Dibandingkan petikan manusia, seekor beruk mampu memetik kelapa hingga 800 butir per hari. Tak heran, sejumlah warga di sana mencari nafkah dari usaha memetik kelapa dengan beruk. Penghasilannya pun lumayan. Untuk segala kemampuan beruk, si pawang menerima upah Rp 40 ribu untuk satu order memetik kelapa.
Namun begitu, tak mudah memang membuat seekor beruk menjadi pemetik kelapa yang hebat. Butuh ketelatenan dan kesabaran. Matin Sutan Mudo, seorang pawang yang juga dikenal sebagai pelatih beruk pekerja di kawasan Pariaman mengungkapkan, seekor beruk harus sudah terlatih agar tampil prima saat menerima order memetik kelapa.
Pria yang sudah puluhan tahun melatih hewan jenis primata itu menuturkan, cara melatih beruk sebenarnya tidak terlalu sulit. Cara pertama yang harus dilakukan si pawang adalah menaruh kelapa di sebuah kayu yang kemudian diletakkan di batang pohon kelapa. Beruk lalu diminta mengambil kelapa tersebut dari tempat yang paling rendah. Jika berhasil, letak kelapa terus ditinggikan hingga di lokasi yang paling tinggi. Cara ini harus terus diulang selama dua pekan hingga beruk memahami tugasnya. Agar kondisi beruk tetap fit, Matin mengaku memberikan makanan tambahan, berupa minuman suplemen dan dua butir telur per hari.
Jika sudah pintar, jangan ditanya soal kemampuan beruk memetik kelapa. Bahkan, beruk juga bisa membedakan umur buah kelapa. Hewan yang identik dengan pemakan pisang ini mampu membedakan kelapa tua dan muda.(SID/Aldian)
Namun begitu, tak mudah memang membuat seekor beruk menjadi pemetik kelapa yang hebat. Butuh ketelatenan dan kesabaran. Matin Sutan Mudo, seorang pawang yang juga dikenal sebagai pelatih beruk pekerja di kawasan Pariaman mengungkapkan, seekor beruk harus sudah terlatih agar tampil prima saat menerima order memetik kelapa.
Pria yang sudah puluhan tahun melatih hewan jenis primata itu menuturkan, cara melatih beruk sebenarnya tidak terlalu sulit. Cara pertama yang harus dilakukan si pawang adalah menaruh kelapa di sebuah kayu yang kemudian diletakkan di batang pohon kelapa. Beruk lalu diminta mengambil kelapa tersebut dari tempat yang paling rendah. Jika berhasil, letak kelapa terus ditinggikan hingga di lokasi yang paling tinggi. Cara ini harus terus diulang selama dua pekan hingga beruk memahami tugasnya. Agar kondisi beruk tetap fit, Matin mengaku memberikan makanan tambahan, berupa minuman suplemen dan dua butir telur per hari.
Jika sudah pintar, jangan ditanya soal kemampuan beruk memetik kelapa. Bahkan, beruk juga bisa membedakan umur buah kelapa. Hewan yang identik dengan pemakan pisang ini mampu membedakan kelapa tua dan muda.(SID/Aldian)