Liputan6.com, Jakarta Film anime berjudul The Journey baru-baru ini berpartisipasi dalam Festival Film Septimius yang diadakan di Amsterdam, Belanda, dan telah memenangkan Penghargaan Terbaik Penghargaan Film Eksperimental. Menjadikannya film Saudi dan Arab pertama dalam sejarah yang memenangkan penghargaan Film Eksperimental Terbaik dalam festival internasional.
Film ini bersaing dengan tujuh finalis yang dinominasikan dalam kategori film eksperimental. Kategorisasi tersebut tergantung pada keunggulan film dalam menciptakan kekuatan ekspresif yang unik dengan menggunakan gaya seni yang unik.
Advertisement
“Kami bangga meluncurkan The Journey karena mencerminkan standar tinggi para profesional berbakat dan berpengalaman dari Jepang dan Arab Saudi. Ini akan menjadi batu loncatan dari banyak proyek lain dari Manga Productions yang bersaing dengan kualitas standar internasional dengan berkolaborasi dengan filmmaker Asia lainnya” kata Dr. Essam Bukhary, Executive Producer Manga Productions, dalam keterangan tertulis kepada wartawan.
Indonesia adalah negara Asia Tenggara yang merilis film ini. Diselenggarakan oleh Perum PFN sebagai tuan rumah yang bekerja sama dengan Manga Production, Asian Content Busines Summit (ACBS) dan Anatman Pictures. Secara bersama-sama mereka mengampanyekan konten kreatif tentang toleransi diversitas dan saling menghargai dalam berkreasi.
“Melalui campaign kali ini, kami ingin menghadirkan hal yang lain daripada yang lain. Harapannya selain menekan isu intoleran, kami pun ingin memberikan edukasi bagi masyarakat begitu eratnya suatu tayangan hiburan bisa memberikan pesan yang tepat bagi semua kelangan. Yang utamanya adalah begitu pentingnya untuk diketahui bagi para generasi muda tentang toleransi, diversitas dan saling menghargai,” kata Direktur Utama Perum PFN, Dwi Heriyanto B.
Membuka Pintu Kolaborasi
Dirilisnya film The Journey di Indonesia, membuka pintu kolaborasi global antara filmmaker Indonesia, Asia dan Timur Tengah yang nantinya akan dijembatani oleh ACBS.
Film ini juga akan mencakup pesan-pesan pemberdayaan pemuda, kolaborasi ekonomi, kesempatan kerja, transfer teknologi, dan pertukaran budaya.
Kerja sama melalui penyelenggaraan ini menjadi pintu kolaborasi awal yang akan diikuti dengan pertukaran konten kreatif lainnya berupa produksi dan distribusi film antara Indonesia dengan negara asia lainnya dan Timur Tengah melalui Manga Productions.