Liputan6.com, Jakarta Timnas Iran kembali berpartisipasi ke Piala Dunia 2022 usai tampil apik dibabak kualifikasi dengan status juara grup serta menjadi salah satu wakil Asia yang akan bertanding di Qatar.
Piala Dunia 2022 akan diselenggarakan di Qatar dengan partisipasi sebanyak 32 negara telah lolos dari babak kualifikasi ke babak utama, termasuk timnas Iran yang menjadi salah satu dari 6 tim Asia yang akan tampil di Piala Dunia 2022 pada 21 November hingga 18 Desember mendatang.
Advertisement
Pada edisi sebelumnya, timnas iran selalu lolos ke Piala Dunia dalam tiga edisi terakhir atau tiga kali secara beruntun, yaitu pada 2014, 2018, dan 2022.
Pada babak kualifikasi, Iran berhasil merebut juara Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Tim asuhan pelatih Dragan Skocic mampu mengungguli Korea Selatan dan Uni Emirat Arab. Dari 10 pertandingan yang dijalani di kualifikasi, Iran mampu meraih delapan kemenangan, dan sekali imbang, serta satu kali kalah.
Tim berjuluk Team Melli ini akan tergabung di grup B bersama lawan-lawan kuat semacam Inggris, Amerika Serikat dan Wales.
Mantan pelatih timnas Iran, Afshin Ghotbi percaya bahwa Team Melli dapat kembali membuat kejutan di Piala Dunia 2022 Qatar.
Hal itu dikarenakan Iran akan bermain di kawasannya sendiri yaitu Timur Tengah. Meski bermain di Qatar, tetapi dengan dihelatnya Piala Dunia 2022 di kawasan Timur Tengah menjadi motivasi tersendiri bagi Iran.
"Ini adalah grup yang sulit, tetapi ini adalah grup di mana Iran dapat melewati babak sistem gugur jika membuat keputusan yang tepat," ujar Afshin Ghotbi seperti dilansir The Seattle Times
Pemain Pilar
Lawan Iran pada laga pembuka Grup B Piala Dunia 2022 akan sangat berat. Bagaimana tidak, mereka akan berhadapan langsung dengan Inggris yang diperkuat oleh beberapa pemain top Liga Inggris semacam Harry Kane dan Raheem Sterling. Sebagai tim terkuat di Asia, mereka akan tetap bersaing siapapun lawannya. Iran ttelah ampil di babak putaran final Piala Dunia ketiga berturut-turut.