Liputan6.com, Jakarta - Timnas Korea Selatan adalah salah satu kekuatan sepak bola Asia, yang menjadi salah satu peserta Piala Dunia Qatar 2022. Piala Dunia 2022 akan menjadi penampilan ke-11 mereka di ajang sepak bola terbesar itu.
Pada penampilan ke-10 di Piala Dunia 2018, Korea Selatan yang saat itu dipimpin Shin Tae-yong, meraih kemenangan 2-0 atas Jerman. Meski gagal lolos dari fase grup karena hanya meraih satu kemenangan, namun penampilan Korea Selatan tetap mengejutkan.
Advertisement
Kemenangan tersebut juga menjadi pertanda bahwa kekuatan tim Asia pun patut diperhitungkan oleh negara-negara kuat Eropa.
Sebenarnya hal yang lebih mengejutkan pernah diraih tim yang berjuluk Taeguk Warriors di Piala Dunia 2002 saat mengalahkan Portugal, Spanyol, hingga Italia, meski penuh kontroversi.
Namun, sejak saat itu prestasi terbaik Korea Selatan hanya menembus babak 16 besar pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Selain itu, Korea Selatan hanya meramaikan fase grup, dan gagal menunjukkan prestasi yang lebih baik.
Perjuangan Korea Selatan di Piala Dunia Qatar berawal dari Grup H yang dihuni Portugal, Ghana, dan Uruguay. Korea Selatan diprediksi menjadi tim kuda hitam yang akan merepotkan para unggulan seperti Portugal dan Uruguay.
Korea Selatan memulai perjalanannya dengan menjadi pemuncak klasemen di Grup H babak kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia. Dalam enam pertandingan, mereka meraih lima kemenangan, satu hasil imbang, mencetak 22 gol, dan hanya kebobolan satu gol.
Perjalanan Korea Selatan berlanjut ke putaran selanjutnya. Mereka tergabung di Grup A bersama Iran, Uni Emirat Arab, Irak, Suriah, dan Lebanon. Anak asuh Paulo Bento merebut posisi kedua di klasemen akhir dengan koleksi 23 poin di bawah Iran yang mengoleksi 25 poin.