Liputan6.com, Jakarta Pemilihan Abang None (Abnon) Jakarta Pusat 2022 memasuki puncaknya di mana 15 pasang finalis telah menunjukkan bakatnya masing-masing di acara malam keakraban yang berlangsung di Gedung Sarinah, Jumat (15/7/2022) lalu.
Para finalis yang dibagi menjadi tiga kelompok, masing-masing terdiri dari 10 orang, menunjukkan bakatnya. Mulai dari menyanyi, news anchor, presenter, puisi, public speaking, menari, bercerita, dan bakat lainnya di depan tujuh orang dewan juri.
Advertisement
Acara malam keakraban alias Makrab dilakukan pada malam hari setelah Wali Kota Jakarta Pusat menerima 15 Pasang Finalis Abnon dari Sudin Parekraf pada pagi harinya.
Malam keakraban tahun ini sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya lantaran diselenggarakan di gedung Sarinah yang baru saja diresmikan oleh Presiden Joko Widodo setelah dilakukan revitalisasi.
Gedung ini juga memiliki sejarah luar biasa dan digagas oleh bapak proklamator Indonesia Insinyur Soekarno dengan misi untuk kegiatan perdagangan barang-barang lokal atau barang-barang produk-produk dalam negeri.
Lokasi Pertama Abang None Jakarta
Di tempat ini pula pemilihan Abang None Jakarta yang diprakarsai oleh H. Usmar Ismail untuk pertama kalinya berlangsung, tepatnya pada 1966 silam.
Selain tempat yang sangat strategis, seluruh konten acara dari malam keakraban dibuat oleh para finalis. Sepanjang tahun ini, masing-masing bakat digabungkan menjadi sebuah cerita yang sangat menarik.
Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Dhany Sukma yang sekaligus menjadi salah satu juri mengaku kagum dengan penampilan para finalis.
Dengan proses panjang dan telah mendapatkan pembekalan yang cukup baik terkait dengan perkembangan Kota Jakarta, budaya, pariwisata, dan meningkatkan status kota Jakarta bisa menjadi Kota Global.
"Insya Allah, saya yakin perwakilan Abnon bisa ikut ambil bagian di tingkat provinsi karena tradisinya juara umum dari Jakarta Pusat," ucapnya.
Harapan dan Bakat Luar Biasa
Keyakinan Dhany itu didasari oleh keterlibatan dewan juri yang berpengalaman dan memiliki basic sebagai Abang None terbaik di eranya. Mulai dari Badaruzaman, Dr. Lula Kamal, Mira Damayanti Amir, Ismayanti, Yusron Sjarief, dan Orchida Ramadhania.
"Insya Allah kita optimis, semoga Allah SWT meridhoi segala ikhtiar yang dilakukan untuk menjadi yang terbaik di tingkat provinsi, untuk menjadi juara umum pemilihan Abang None Provinsi DKI Jakarta," harapnya.