FOTO: Kurang dari Sebulan, Spanyol Bakal Dihantam Gelombang Panas Kedua

oleh Arny Christika PutriDiterbitkan 14 Juli 2022, 08:30 WIB
Spanyol Bakal Dihantam Gelombang Panas Kedua
Ramalan cuaca setempat mengatakan Spanyol diperkirakan akan mengalami gelombang panas kedua dalam waktu kurang dari sebulan dan itu akan berlangsung setidaknya sampai akhir pekan.
Orang-orang bersantai di pantai perkotaan di taman Madrid Rio di Madrid, Spanyol, Rabu (13/7/2022). Ramalan cuaca setempat mengatakan Spanyol diperkirakan akan mengalami gelombang panas kedua dalam waktu kurang dari sebulan dan itu akan berlangsung setidaknya sampai akhir pekan. (AP Photo/Manu Fernandez)
Orang-orang bersantai di pantai perkotaan di taman Madrid Rio di Madrid, Spanyol, Rabu (13/7/2022). Para pakar meteorologi mengatakan massa udara yang terlalu panas dan angin hangat dari Afrika mendorong suhu di kawasan Semenanjung Iberia naik melebihi suhu biasanya. (AP Photo/Manu Fernandez)
Seorang pria duduk di tempat teduh di balik dinding selama cuaca panas di Madrid, Spanyol, Rabu (13/7/2022). Ramalan cuaca setempat mengatakan Spanyol diperkirakan akan mengalami gelombang panas kedua dalam waktu kurang dari sebulan dan itu akan berlangsung setidaknya sampai akhir pekan. (AP Photo/Paul White)
Seorang perempuan berjalan dengan payung untuk melindungi dari matahari di Madrid, Spanyol, Rabu (13/7/2022). Para pakar meteorologi mengatakan massa udara yang terlalu panas dan angin hangat dari Afrika mendorong suhu di kawasan Semenanjung Iberia naik melebihi suhu biasanya. (AP Photo/Paul White)
Seorang perempuan memercikkan air dari kolam ke anjingnya selama cuaca panas di Madrid, Spanyol, Rabu (13/7/2022). Ramalan cuaca setempat mengatakan Spanyol diperkirakan akan mengalami gelombang panas kedua dalam waktu kurang dari sebulan dan itu akan berlangsung setidaknya sampai akhir pekan. (AP Photo/Paul White)
Jendela jendela apartemen ditutup untuk menahan panas selama cuaca panas di Madrid, Spanyol, Rabu (13/7/2022). Para pakar meteorologi mengatakan massa udara yang terlalu panas dan angin hangat dari Afrika mendorong suhu di kawasan Semenanjung Iberia naik melebihi suhu biasanya. (AP Photo/Paul White)

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya