PSSI Resmi Ajukan Protes ke AFF Soal Duel Vietnam Vs Thailand, Iwan Bule: Kami Terluka

Iriawan mengatakan, PSSI akan memberikan surat resmi keberatan kepada AFF paling lambat pada Selasa (12/7/2022).

oleh Muhammad YantoDiperbarui 11 Juli 2022, 23:09 WIB
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan (kiri) bercengkrama dengan Pelatih Kepala Timnas Wanita Indonesia, Rudy Eka Priyambada usai laga uji coba Timnas Wanita Indonesia melawan Tim Putri Persib Bandung di Stadion Madya, Jakarta, Kamis (13/01/2022). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Liputan6.com, Jakarta - PSSI resmi mengajukan surat protes kepada AFF terkait pertandingan terakhir Grup A Piala AFF U-19 2022 antara Vietnam melawan Thailand.

Vietnam dan Thailand bermain imbang 1-1 di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (10/7/2022).

Hasil itu sekaligus membuyarkan harapan Timnas Indonesia U-19 lolos ke babak semifinal. Meski menang dengan skor 5-1 atas Myanmar, Indonesia hanya finis di peringkat ketiga klasemen akhir.

Timnas Indonesia U-19, Vietnam dan Thailand sama-sama mengoleksi 11 poin dari lima pertandingan. Namun, Indonesia kalah head to head dari kedua tim tersebut.

Penyebabnya, Indonesia hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan Vietnam dan Thailand.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan, pihaknya memahami dan menyadari regulasi Piala AFF U-19 2022 yang membuat Tim U-19 gagal melaju ke semifinal.

“Namun, PSSI juga melihat saat laga antara Thailand dan Vietnam ada sesuatu yang tidak berjalan sebagaimana mestinya (fairplay)," kata Iriawan seusai memimpin rapat di PT LIB, Jakarta, Senin (11/7/2022)

"Apakah pantas sebuah negara besar seperti itu melakukan hal itu. PSSI tidak menuduh, tetapi kita hanya mempertanyakan,” sambungnya.

Iriawan mengatakan, PSSI akan memberikan surat resmi keberatan kepada AFF paling lambat pada Selasa (12/7/2022).

Sebelum memutuskan hal itu, Iriawan mengungkapkan bahwa PSSI sudah mengkaji hasil pertandingan antara Vietnam U-19 dan Thailand U-19.

"Kami hanya ingin memastikan bertanya kepada AFF atau protes apakah itu fair play atau tidak," kata Iriawan.

"Itu akan menjadi acuan bagi kami itu nanti. Kalau itu fair play , nanti kami akan lakukan begitu juga mungkin suatu saat," jelasnya.


Kejanggalan Laga Vietnam vs Thailand

Skuad Vietnam mendapatkan bonus 500 juta dong atau Rp320 juta setelah menembus semifinal Piala AFF U-19 2022. (dok. VFF)

Iriawan menambahkan PSSI tidak ada masalah soal regulasi AFF ini. Sebab, saat manager meeting sudah dibahas dan PSSI memahami hal itu.

Akan, tetapi, PSSI melihat dalam 27 menit terakhir laga Thailand dan Vietnam ada kejanggalan. Khususnya saat kedudukan 1-1.

Ini bisa dilihat saat kedua tim hanya memainkan bola di garis belakang dan tidak berniat untuk menyerang.

‘’Kalau mereka (Thailand vs Vietnam) mainnya benar, saya tidak masalah. Ini terlihat mereka main-main. Ini yang membuat kami terluka. Itu sebabnya saya akan mengirim surat protes resmi kepada AFF agar mereka melakukan investigasi melalui Komite Disiplin (Komdis) AFF," ucapnya.

Lanjut Baca:

"Apakah ada match fixing atau tidak. Kalau tidak terbukti ya tidak masalah. Saat ini banyak nitizen yang meminta Indonesia keluar dari AFF karena mereka menganggap ada permainan,’’ imbuh Iriawan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya