Viktor Axelsen Mundur dari Malaysia Masters 2022, Tunggal Putra Indonesia Punya Kans Raih Gelar Juara?

Tunggal putra bulu tangkis Denmark, Viktor Axelsen, menyatakan dirinya mundur dari Malaysia Masters 2022. Kabar ini disampaikan langsung oleh sang pemain melalui unggahan story di Instagram pribadinya.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiperbarui 05 Juli 2022, 21:46 WIB
Pebulu tangkis tunggal putra Denmark, Viktor Axelsen, melakukan selebrasi usai menaklukkan pebulu tangkis tunggal putra China, Zhao Jun Peng pada babak final Indonesia Open 2022 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (19/06/2022). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Liputan6.com, Jakarta - Tunggal putra asal Denmark Viktor Axelsen sukses membuktikan kedigdayaannya di kancah bulu tangkis dunia. Usai mengawinkan gelar Indonesia Masters dan Indonesia Open tahun ini, atlet berusia 28 tahun itu juga menjadi kampiun Malaysia Open 2022.

Hasil tersebut diraih Axelsen usai menumbangkan jagoan Jepang, Kento Momota, di partai puncak. Kento yang dibuat tak berdaya pun harus puas dengan predikat runner-up setelah menelan kekalahan telak 4–21 dan 7–21.

Kendati tengah berada di puncak performa, Viktor Axelsen baru-baru ini menyatakan dirinya mundur dari Malaysia Masters 2022 dan Singapore Open 2022. Kabar tersebut disampaikan langsung oleh sang pemain melalui unggahan story di Instagram pribadinya.

“Halo semua. Pertama, saya ingin mengucapkan terima kasih atas dukungan kalian sepanjang minggu yang sibuk ini. Saya sangat senang dengan hasil dari tiga turnamen terakhir. (Rasanya) sangat luar biasa bisa bermain di Indonesia dan Malaysia, di hadapan publik yang menakjubkan,” tulis Axelsen pada Senin (4/7/2022) siang WIB.

“Saya akan sangat senang jika bisa bertanding lagi di sini, di Kuala Lumpur, kemudian di Singapura. Akan tetapi, ketika saya bangun pagi ini, tubuh dan kepala saya mengatakan bahwa saya harus beristirahat dan mengumpulkan energi lagi sebelum kembali ke lapangan.”

“Saya butuh beberapa hari untuk istirahat, merayakan kemenangan bersama keluarga saya, lalu menyusun kembali target selanjutnya,” sambung tunggal putra bulu tangkis yang menghuni peringkat satu dunia tersebut.


Kans Indonesia

Tunggal putra Indonesia Antony Ginting kalah dari unggulan pertama asal Denmark Viktor Axelsen pada perempat final Malaysia Open 2022 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Jumat (1/7). (foto: PBSI)

Mundurnya Axelsen bisa dipandang sebagai kans baru bagi penggawa Indonesia untuk merebut gelar juara di Malaysia Masters 2022. Pasalnya, berkaca dari tiga turnamen terakhir, atlet tunggal putra andalan Tanah Air selalu ditumbangkan oleh Axelsen.

Anthony Sinisuka Ginting kalah straight game 15–21 dan 15–21 di semifinal Indonesia Masters 2022. Pada perempat final Indonesia Open 2022, ia kalah lagi di hadapan publik sendiri. Pebulu tangkis berusia 25 tahun itu takluk 13–21 di game pembuka.

Ia sempat memberi perlawanan berarti bagi Axelsen usai mencuri set kedua dengan 21–19. Akan tetapi, Ginting akhirnya menyerah dengan 9–21 di game penentu.

Lanjut Baca:

Hasil serupa terulang kala sang pemain melakoni laga delapan besar di Malaysia Open 2022. Pebulu tangkis asal Cimahi tancap gas setelah mengamankan game pembuka lewat keunggulan 21–18. Sayangnya, Ginting kembali takluk dengan 17–21 dan 12–21 di dua set selanjutnya. Jonatan Christie pun mendapat giliran bersua dengan Viktor Axelsen. Peraih medali emas Asian Games 2018 itu harus menghadapi sang peringkat satu dunia di babak semifinal Malaysia Open. Kalah 15–21 di set pertama, Jojo mampu memaksa permainan menjadi rubber usai unggul 22–20 di game kedua. Akan tetapi, dewi fortuna tak memihak wakil Indonesia di set penentu. Jonatan Christie menelan hasil minor dengan skor akhir 11–21.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya