MotoGP Belanda: Fabio Quartararo Ungkap Alasan Lakukan Kesalahan Bodoh

Pembalap Yamaha, Fabio Quartararo mengungkap alasannya melakukan hal bodoh. Pembalap berkebangsaan Prancis jatuh dua kali dan pulang tanpa membawa poin di MotoGP Belanda.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 27 Juni 2022, 21:30 WIB
Ekspresi pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo setelah menjuarai MotoGP Belanda di Sirkuit Assen, Minggu (27/6/2021). (Vincent Jannink/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo mengungkap kesalahan bodoh yang dilakukan di MotoGP Belanda 2022. Quartararo jatuh dua kali dalam balapan, dan dia pulang tanpa poin. 

Pembalap berkebangsaan Perancis yang start di urutan kedua ini melakukan kesalahan sehingga membuatnya sempat terlempat turun ke urutan empat sebelum naik satu urutan untuk menempel andalan Aprilia, Aleix Espargaro. 

“Saya membuat kesalahan bodoh di babak ketiga. Tidak perlu melakukan manuver seperti itu begitu awal dalam balapan. Saya akan belajar dari kesalahan,” kata pembalap Yamaha dilansir dari Speedweek

Quartararo juga menjelaskan alasan dia mempercepat motor di tikungan tersebut. Dia mengatakan bahwa jarak motor dia dan Francesco Bagnaia jauh sehingga Quartararo melihat peluang untuk menyerang. 

“Pecco memimpin besar pada lap pertama. Namun, di babak berikutnya, kami mendekatinya lagi. Di lap sebelum kecelakaan saya melihat bahwa saya bisa memulai serangan di tikungan,” jelas Juara Dunia MotoGP itu. 

“Sayangnya, saya sedikit jauh, saya mengerem terlalu keras. Saya pikir itu berhasil, tetapi itu salah.” 


Bingung

Pembalap Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo merayakan di podium setelah memenangkan MotoGP Jerman di Sirkuit Sachsenring, Minggu, 19 Juni 2022. (Ronny Hartmann / AFP)

Sementara itu, pembalap yang berusia 23 tahun ini merasa bingung karena sempat masuk pit dan kemudian dikembalikan lagi untuk masuk lintasan. Alhasil, dia pun kembali terjauh di tikungan ke-5. 

Saat itu, Quartararo coba menyalip Espargaro tapi terjatuh dan menyeret Espargaro. Espargaro tidak terjatuh dan bisa kembali ke trek dan menempati peringkat 15, sementara Quartararo terdampar di posisi terakhir.

Quartararo sempat masuk pit. Namun, pembalap Monster Energy Yamaha ini memutuskan kembali ke rek. Keputusan tersebut terbukti fatal karena sosok asal Prancis ini kembali terjatuh di Tikungan 5.

“Entalah. Saya pada dasarnya satu putaran di belakang sisa lapangan,” jelas Quartararo. “Tim mengirim saya keluar lagi, mungkin karena hujan diumumkan. Itu bukan keputusan saya.”

“Saya kemudian menekan lagi. Kami masih menyelidiki motornya, tetapi saya yakin sensor kontrol traksi tidak beres lagi,” kata Fabio mengenai kecelakan keduanya di luar tikungan.


Kesal

Pembalap Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo merayakan kemenangannya dalam MotoGP Jerman di Sirkuit  Sachsenring, Minggu, 19 Juni 2022. (Ronny Hartmann / AFP)

Pada kesempatan yang sama, Quartararo juga menjelaskan bahwa dia sangat sangal gagal menoreh poin di MotoGP Belanda 2022. 

Lanjut Baca:

“Tentu saja kamu ingin bertarung dengan lawanmu. Tapi saya hanya melakukan kesalahan. Strategi kami adalah: ketika saya berada di depan, untuk memberikan segalanya; ketika saya berada di belakang seseorang bukan untuk membuat kesalahan. Saya melakukan sebaliknya,” tutur pemain berusia 23 tahun.  “Itu bodoh. Saya mungkin akan kesal selama dua hari sekarang, tetapi kemudian saya memikirkan balapan sebelumnya, yang sangat luar biasa.” 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya