Seorang anggota tim penyelamat mencari korban pada lokasi ledakan mematikan yang menghancurkan Hotel Saratoga di Havana, Kuba, 6 Mei 2022. Ledakan kuat yang diduga disebabkan oleh kebocoran gas alam menewaskan 18 orang dan melukai puluhan orang. (AP Photo/Ramon Espinosa)
Tim penyelamat memindahkan puing-puing dari lokasi ledakan mematikan yang menghancurkan Hotel Saratoga di Havana, Kuba, 6 Mei 2022. Ledakan kuat yang diduga disebabkan oleh kebocoran gas alam menewaskan 18 orang dan melukai puluhan orang. (AP Photo/Ramon Espinosa)
Petugas pemadam kebakaran menyemprot truk tangki dengan air untuk mendinginkannya saat mereka memindahkannya dari lokasi ledakan mematikan yang menghancurkan Hotel Saratoga di Havana, Kuba, 6 Mei 2022. Ledakan kuat yang diduga disebabkan oleh kebocoran gas alam menewaskan 18 orang dan melukai puluhan orang. (AP Photo/Ramon Espinosa)
Petugas pemadam kebakaran menyemprot truk tangki dengan air untuk mendinginkannya saat mereka memindahkannya dari lokasi ledakan mematikan yang menghancurkan Hotel Saratoga di Havana, Kuba, 6 Mei 2022. Ledakan kuat yang diduga disebabkan oleh kebocoran gas alam menewaskan 18 orang dan melukai puluhan orang. (AP Photo/Ramon Espinosa)
Seorang anggota tim penyelamat menemukan bendera nasional Kuba pada lokasi ledakan mematikan yang menghancurkan Hotel Saratoga di Havana, Kuba, 6 Mei 2022. Ledakan kuat yang diduga disebabkan oleh kebocoran gas alam menewaskan 18 orang dan melukai puluhan orang. (AP Photo/Ramon Espinosa)
Orang-orang menyaksikan upaya penyelamatan pada lokasi ledakan mematikan yang menghancurkan Hotel Saratoga di Havana, Kuba, 6 Mei 2022. Ledakan kuat yang diduga disebabkan oleh kebocoran gas alam menewaskan 18 orang dan melukai puluhan orang. (AP Photo/Ramon Espinosa)