Nggak Bisa Manggung di Malang, OVJ Ganti Rugi Pada EO

Setelah sempat menjadi polemik antara Red Production dengan para personel Opera van Java (OVJ), pada bulan Desember 2012 lalu berakhir damai. Pihak OVJ telah mengganti semua kerugian kepada Red Production.

oleh Liputan6Diterbitkan 22 Januari 2013, 16:47 WIB
Setelah sempat menjadi polemik antara Red Production dengan para personel Opera van Java (OVJ), pada bulan Desember 2012 lalu berakhir damai. Pihak OVJ telah mengganti semua kerugian kepada Red Production.

Pimpinan Red Production, Andhika T Pratama serta kuasa hukumnya kembali menggelar jumpa pers untuk menyampaikan bahwa pihaknya serta OVJ sudah berbaikan. Apa yang dituntut Red Production sudah dipenuhi pihak manajemen OVJ.

"Memang ada permasalahan, tapi sudah selesai, kami sudah damai dan segala kerugian sudah dibayarkan," ungkap Ida Rumindang Radjagukguk, kuasa hukum Andhika di Studio Guet, Perdatam, Jakarta Selatan, Selasa (22/1/2013).

Besarnya kerugian yang ditanggung pihak event organization (EO) kedua belah pihak tidak mau menjelaskan. Bahkan salah satu personel OVJ, Parto mengaku ini adalah urusan intern.

"Intinya kita sudah damai. Masalah berapa kerugiannya itu intern ya. Yang jelas, kita dengan Andhika sudah nggak ada masalah," terang Parto yang mewakili Sule, Nunung dan Andre.

Walau keduanya sudah sepakat berdamai, namun Djonggi M Simorangkir, SH, kuasa hukum Andhika masih punya kekhawatiran akan bisnis kliennya ini. Dia hanya bisa berharap ke depannya para sponsor tidak kapok untuk kerjasama lagi.

"Dengan adanya perdamaian ini kami juga ucapkan terimakasih. Mudah-mudahan di lain kesempatan kepada pihak sponsor tidak kapok dan bisa menjalin kerjasama yang baik dengan Pak Andhika. Adanya perdamaian ini semoga nama baik ini pihak mas Andhika bisa pulih kembali," harap Djonggi.(MER)

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya