Banyak Vaksin Covid-19 Kedaluwarsa, Indonesia Terancam Merugi Rp 50 Miliar

Indonesia terancam merugi akibat vaksin Covid-19 yang sudah expired atau kedaluwarsa. Kerugian tersebut ditaksir mencapai Rp 50 miliar.

oleh Luthfie FebriantoDiperbarui 07 April 2022, 10:43 WIB
Warga menunggu giliran untuk menerima dosis vaksin booster COVID-19 Pfizer di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (13/1/2022). (JUNI KRISWANTO/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Indonesia terancam merugi akibat vaksin Covid-19 yang sudah expired atau kedaluwarsa. Kerugian tersebut ditaksir mencapai Rp 50 miliar.

Hal itu terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IX DPR RI, Rabu (6/4/2022). Dalam rapat tersebut, jumlah kerugian itu dipaparkan Direktur Utama PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir.

"Kalau 640.000 ini kita hitung (kerugian) sekitar Rp50 miliar, itu hitungan kasar saja," katanya.

Bio Farma sendiri telah melaporkan ada sekitar 19.322.130 dosis vaksin Covid-19 yang sudah kedaluwarsa. Dari jumlah tersebut, 640.000 dosis diperoleh melalui B to B (Business to Business).

Sementara sisanya, 18.682.130 dosis didapatkan melalui skema hibah.

Terkait vaksin Covid-19 yang kedaluwarsa, Honesti mengatakan pihaknya tengah berusaha memperpanjang masa kedaluwarsanya. Hal itu dilakukan lewat Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM).

"Ini lagi proses. Mudah-mudahan bisa. Tapi kalau tidak bisa, itu Rp 50 miliar maksimum," katanya.

 

 


Hanya Distribusi

Sejumlah warga saat mengantre vaksin booster di Jakarta, Rabu (6/4/2022). Kegiatan vaksinasi booster ini digelar sampai jelang mudik, dimana saat ini 503 gerai vaskin yang tersebar di wilayah hukum Polda Metro Jaya. (merdeka.com/Imam Buhori)

Terkait vaksin hibah, Honesti mengaku Bio Farma hanya bertanggungjawab dalam hal distribusi. Alhasil, Bio Farma tidak mengetahui taksiran kerugiannya.

"Kalau untuk vaksin hibah, kami hanya dapat penugasan distribusi. Kita enggak tahu apakah ini gratis atau ada biaya tertentu, kami enggak tahu," katanya.

Honesti mengatakan, dar 640 ribu vaksin B to B yang kedaluwarsa bermerek AstraZeneca. Sementara, vaksin hibah terbagi menjadi 17.132.360 merek AstraZeneca dan 1.549.770 Moderna.


400 Juta

Honesti mengatakan, total vaksin Covid-19 yang sudah diterima Indonesia hingga 25 Maret 2022 sebanyak 434.610.326 dosis.

Dari total 434.610.326 dosis vaksin yang sudah diterima, tercatat 361.361.806 dosis sudah didistribusikan ke seluruh wilayah Indonesia sesuai perintah Kementerian Kesehatan.

"Sehingga sekarang stok yang ada di Bio Farma itu sejumlah 73.248.520 dosis," ujarnya.


Infografis Covid-19

Infografis Ibu Hamil Sudah Bisa Dapatkan Vaksin Covid-19. (Liputan6.com/Niman)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya