Pesawat Latih Hilang di Cirebon

Pesawat latih milik Deraya Flying School dilaporkan hilang di Cirebon sejak Kamis siang. Tim SAR masih mencari pesawat dengan tiga awak yang terbang dari Semarang tujuan Jakarta ini.

oleh Liputan6Diterbitkan 07 Februari 2003, 18:01 WIB
Liputan6.com, Cirebon: Sebuah pesawat latih milik Deraya Flying School hilang sejak Kamis (6/2) siang. Pesawat jenis Cessna 172 ini diperkirakan lenyap di antara Cirebon dan Purwakarta, Jawa Barat. Hingga siang ini, Tim Search and Rescue terus mencari jejak pesawat yang membawa dua taruna dan seorang instruktur ini dengan menyusuri pantai dan pegunungan. Para awak masing-masing Prasetyo Arwin Bunandir dan Gagak Eskandarian serta Berty Franky Nongsina. Demikian dikemukakan Kepala Bandar Udara Penggung, Cirebon, Dadang Ekasmana, Jumat (6/2).
Menurut Dadang, pesawat yang tengah mengikuti cross country flight ini hilang dalam perjalanan dari Semarang, Jawa Tengah ke Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur. Pesawat dengan kode PK DCM ini berangkat dari Bandara Ahmad Yani di Semarang pukul 10.47 WIB dan dijadwalkan tiba di Halim Perdanakusumah jam 12.05 WIB. Pesawat malang ini menempuh rute Semarang-Cirebon-Purwakarta-Halim Perdanakusumah. Pada Kamis pukul 12.05 WIB, pesawat melaporkan posisinya di atas Cirebon dengan ketinggian 6.500 kaki.
Kasus yang sama juga pernah terjadi di Tangerang, Banten, awal Desember 2002. Sebuah pesawat latih jenis Viper Dakota (PK-ADB 28) milik Sekolah Tinggi Penerbang Indonesia jatuh di Desa Serdang Wetan, Kecamatan Legok, Tangerang, Rabu (4/12), sekitar pukul 14.45 WIB. Kecelakaan ini mengakibatkan dua penerbang dan seorang warga sekitar luka-luka [baca: Pesawat Latih Curug Menimpa Rumah di Tangerang].(TNA/Ridwan Pamungkas)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya