Liputan6.com, Jakarta - Badan pengungsi PBB mengatakan invasi Rusia ke Ukraina telah mendorong lebih dari 2 juta orang menyelamatkan diri dari perang, mengubah invasi menjadi krisis pengungsi yang tumbuh paling cepat di Eropa sejak Perang Dunia II.
Advertisement
Dilnsir dari NPR, Rabu (9/3/2022), Rusia dan Ukraina mengadakan diskusi putaran ketiga pada Senin, 7 Maret 2022. Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan akan memulai gencatan senjata di beberapa kota Ukraina agar para pengungsi dapat segera menyelamatkan diri dengan aman, tetapi gencatan senjata akan lebih banyak mengarah ke Rusia atau Belarus, di mana jumlah orang yang melarikan diri rendah.
Di hari ke-11 invansi, penduduk Ukraina terus berlarian ke Polandia dan negara-negara tetangga lainnya. Mayoritas, lebih dari 800.000 orang telah menyeberang ke Polandia. Sementara itu, keadaan Ukraina semakin memprihatinkan dari hari ke hari.
Berikut ini deretan potret keadaan Ukraina yang porak poranda usai diinvasi Rusia.
* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.