Nenek Moyang Burung adalah Dinosaurus Reptilia

Ilmuwan Cina berhasil mempelajari fosil dinosaurus berukuran burung gagak yang berusia 120 juta tahun. Hasilnya, hewan burung adalah bentuk evolusi dari dinosaurus reptilia.

oleh Liputan6Diterbitkan 09 Desember 2000, 07:54 WIB
Liputan6.com, Beijing: Boleh percaya, boleh tidak. Menurut hasil penelitian fosil burung prasejarah, diduga hewan burung adalah hasil sebuah evolusi dari hewan dinosaurus jenis reptilia. Penemuan ini ditegaskan dua ilmuwan Cina yang sukses mempelajari fosil dinosaurus berukuran burung gagak yang berusia 120 juta tahun, Jumat (8/12) di Beijing, Cina.

Menurut kedua peneliti dari Akademi Ilmu Pengetahuan Cina ini, dinosaurus dari keluarga hewan terbang atau dikenal dengan nama Protoperyx tersebut memiliki tubuh sebesar tubuh burung gagak. Kendati begitu, fosil dinosaurus tadi adalah hewan dewasa dengan ukuran tubuh yang paling kecil.

Dalam penelitian tersebut, mereka juga menemukan mata rantai antara evolusi burung dan dinosaurus. Misalnya saja, pada lokasi fosil Protoperyx di Cina Utara, juga ditemukan fosil burung prasejarah. Kenyataan ini menggambarkan bahwa kedua satwa tersebut memang memiliki habitat yang serupa.

Tak hanya itu saja. Para peneliti ini juga menemukan bahwa karakteristik bulu dan struktur tulang kedua satwa juga tak menunjukkan adanya perbedaan. Buktinya, pada Protoperyx terdapat bulu burung namun bersisik serupa dengan kulit reptil. Karenanya, kedua ilmuwan tadi memperkirakan bulu burung juga berevolusi dari sisik reptil seperti dinosaurus. Dengan demikian, dapat disimpulkan juga bahwa evolusi burung dan dinosaurus Protoperyx juga berasal dari keluarga reptil yang sama.

Sekalipun demikian, dugaan ini masih diperdebatkan kalangan ilmuwan lain. Pasalnya, hingga sejauh ini sebagian besar peneliti dinosaurus percaya bahwa evolusi burung yang memakan waktu 150 hingga 180 juta tahun itu berasal dari keluarga dinosaurus Theropods. Bahkan sejumlah penelitian struktur tulang kedua hewan itu juga masih mendukung teori tersebut. Sementara pernyataan hasil penelitian mengenai evolusi bulu burung malah diragukan soal kebenarannya.(BMI/Rya)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya