As Soon As Possible (ASAP) Dragol Fly mengubah aliran musik mereka menjadi musik etnik. Namun karena itu, mereka malah bisa keliling dunia.
ASAP Dragon Fly terbentuk sejak 2006. Di awal terbentuknya, mereka membawakan musik pop alternatif. Jenuh dengan musik mereka sendiri, 2009 mereka mengubah musik mereka lebih ke etnik dengan menyajikan angklung sebagai musik utamanya. Hasilnya, mereka pun diundang manggung keliling dunia.
"Sekarang musiknya kalau kami bilang, Rocklung, rock dengan angklung. Kebetulan karakter saya rock, dan lagunya itu lebih cocok ke rock," terang Ranie, vokalis Asap Dragon Fly, saat ditemui di Jakarta, baru-baru ini.
ASAP Dragon Fly kini beranggotakan Ranie (vokal), Denny (bass), Rully (gitar), Ragil (drum), Ophay (angklung), Arif (angklung, bass, gambang), Oyan (gendang) dan Momo (suling dan kecapi). Perubahan personel dan genre musik membawa berkah untuk mereka sendiri.
"Sekarang tawaran main di luar negeri lumayan banyak. Kemarin kami pernah diundang ke Turki, Cina, Shanghai, Mesir dan Malaysia. Seru banget, reaksi mereka luar biasa. Beda dari penonton di Indonesia sendiri," sambung Ranie.
Peluang untuk manggung di luar negeri pun semakin besar setelah sebuah label asal Amerika Serikat menggaetnya. Dari kerjasama tersebut, ASAP Dragon Fly akan promo album dan manggung di beberapa kota di Amerika Serikat.
"Ini suatu prestasi besar buat kami. Kerjasama dengan label Amerika Serikat membuka pintu kami untuk lebih terkenal dan membawa misi budaya ke seluruh dunia. Semoga ini menjadi prestasi yang membanggakan untuk Indonesia juga," tutur Rully.(MER)
ASAP Dragon Fly terbentuk sejak 2006. Di awal terbentuknya, mereka membawakan musik pop alternatif. Jenuh dengan musik mereka sendiri, 2009 mereka mengubah musik mereka lebih ke etnik dengan menyajikan angklung sebagai musik utamanya. Hasilnya, mereka pun diundang manggung keliling dunia.
"Sekarang musiknya kalau kami bilang, Rocklung, rock dengan angklung. Kebetulan karakter saya rock, dan lagunya itu lebih cocok ke rock," terang Ranie, vokalis Asap Dragon Fly, saat ditemui di Jakarta, baru-baru ini.
ASAP Dragon Fly kini beranggotakan Ranie (vokal), Denny (bass), Rully (gitar), Ragil (drum), Ophay (angklung), Arif (angklung, bass, gambang), Oyan (gendang) dan Momo (suling dan kecapi). Perubahan personel dan genre musik membawa berkah untuk mereka sendiri.
"Sekarang tawaran main di luar negeri lumayan banyak. Kemarin kami pernah diundang ke Turki, Cina, Shanghai, Mesir dan Malaysia. Seru banget, reaksi mereka luar biasa. Beda dari penonton di Indonesia sendiri," sambung Ranie.
Peluang untuk manggung di luar negeri pun semakin besar setelah sebuah label asal Amerika Serikat menggaetnya. Dari kerjasama tersebut, ASAP Dragon Fly akan promo album dan manggung di beberapa kota di Amerika Serikat.
"Ini suatu prestasi besar buat kami. Kerjasama dengan label Amerika Serikat membuka pintu kami untuk lebih terkenal dan membawa misi budaya ke seluruh dunia. Semoga ini menjadi prestasi yang membanggakan untuk Indonesia juga," tutur Rully.(MER)