Liputan6.com, Jakarta Peningkatan aktivitas Gunung Semeru telah diketahui sejak 1 Desember 2021. Namun ketika awan panas guguran meluncur dari puncaknya, kepanikan warga tak terhindarkan, hingga puluhan jiwa jadi korban. Di mana celah mitigasi penyebab musibah ini?
Advertisement