Liputan6.com, Jakarta - Barcelona siap untuk menaikkan klausul pelepasan 50 juta euro atau sekitar Rp 821 juta dalam kontrak Gavi setelah melihat sensasi yang dibuatnya. Selain Gavi, pembicaraan mengenai kontrak juga diadakan dengan Pedri dan Ansu Fati.
Gelandang remaja Barcelona tersebut telah menjadi pemain termuda yang melakukan debut senior untuk Spanyol. Pemain berusia 17 tahun ini masuk ke tim utama Barcelona setelah tampil dalam tujuh kompetisi pada level klub dan memulai tiga pertandingan di La Liga.
Advertisement
Mengutip dari laman Goal.com, Senin (11/10/2021), Gavi juga mendapat panggilan sensasional ke timnas Spanyol ketika Luis Enrique memanggilnya untuk putaran final Nations League pada akhir Agustus 2021.
Gavi melakukan debutnya ketika dipilih sejak awal dalam kemenangan 2-1 Spanyol atas Italia di semifinal Nation League di San Siro. Ini menjadikannya pemain internasional Spanyol termuda dalam sejarah, pada usia 17 tahun dan 62 hari.
Sahamnya sekarang melonjak dengan potensinya yang terkenal di seluruh dunia, dan Barca sadar akan kebutuhan untuk menjauhkan rival dengan membuat Gavi berkomitmen untuk masa depan jangka panjang.
* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
Seberapa Hebat Gavi?
Gavi memiliki nama lengkap Pablo Martin Paez Gavira. Sebelum bergabung dengan La Masia, akademi sepak bola milik Barcelona, Gavi berada di jajaran pemain muda di Real Betis. Dia mencetak 96 gol sensasional sebelum pindah ke Catalunya.
Pada akhir Agustus 2021, dia melakukan debut seniornya masuk sebagai pengganti Sergi Roberto dalam pertandingan melawan Getafe. Gavi kemudian membuat lima penampilan berikutnya dan bahkan memulai tiga pertandingan La Liga berturut-turut melawan Granada, Levante, dan yang terbaru melawan Cadiz.
Gavi telah muncul sebagai pemain muda terpercaya untuk Ronald Koeman dan sekarang berada di depan Riqui Puig dalam urutan kekuasaan di Camp Nou.
Seperti jebolan La Masia lainnya, ia menampilkan sentuhan bola dan ketenangan yang menakjubkan saat menguasai bola. Franc Artiga, mantan pelatih La Masia menjelaskan kelebihan Navi pada wawancara dengan Goal.