Liputan6.com, Seoul - Kemeriahan Olimpiade Tokyo 2020 yang saat ini tengah berlangsung, ternyata "merembes" hingga dunia hiburan Korea Selatan.
Solar Mamamoo misalnya, memberikan dukungan kepada atlet panahan Korsel An San yang ternyata adalah penggemar grup pelantun "Decalcomanie." V BTS juga menyemangati petenis meja negaranya, Shin Yu Bin, yang ternyata adalah seorang ARMY.
Advertisement
Hubungan antara olahraga dan dunia hiburan Korea Selatan sebenarnya terbilang erat. Pasalnya, ada banyak artis Korea yang awalnya justru berlatih untuk menjadi atlet. Tak sedikit yang bahkan menggapai prestasi cemerlang di tingkat nasional hingga internasional, sebelum banting setir sepenuhnya ke dunia hiburan.
Berikut adalah enam di antaranya:
1. Ahn Bo Hyun
Dilansir dari Soompi, dalam sebuah wawancara pada Juli 2020 lalu dengan W Korea, Ahn Bo Hyun menceritakan masa lalunya yang merupakan seorang petinju. Ia bahkan sempat meraih medali emas untuk kompetisi tingkat nasional. Namun ia mengaku ragu bisa menjadi atlet tingkat dunia bila terus berkecimpung di olahraga ini.
"Tinju adalah olahraga yang sangat berat. Pada waktu itu, aku ikut tinju karena ingin mendapat kemudahan dari SMA untuk pendidikan jasmani," kata dia.
2. Jackson Wang
Masa kecil dan remaja Jackson Wang dipenuhi dengan latihan anggar. Saking cemerlangnya, ia bahkan menjadi anggota tim anggar Hong Kong, dan berada di peringkat 11 di Olimpiade Musim Panas Remaja 2010. Dia juga menjadi juara pertama di Asian Junior dan Cadet Fencing Championships 2011.
Namun ia jatuh cinta pada dunia hiburan Korea dan banting setir menjadi trainee di JYP Entertainment, dan debut sebagai anggota GOT7.
3. Lee Si Young
Bila nama lain di artikel ini meninggalkan dunia olahraga demi karier hiburan, Lee Si Young menjalani hal berbeda. Ia justru terjun ke olahraga tinju untuk mempersiapkan diri dalam perannya di drama pada tahun 2010.
Tahun 2012, bintang Sweet Home ini memegang sabuk juara tinju amatir wanita di kelas 48 kilogram, diwartakan Soompi. Sayang, tahun 2015 ia mengalami dislokasi bahu kronis yang memaksanya pensiun. Padahal sebelumnya ia sudah mempersiapkan diri dalam pemilihan atlet di Olimpiade Rio de Janeiro.