Konferensi Food and Beverage Secara Virtual Digelar Pertama Kali di Gelar di Indonesia

Geliat industri beverage di Indonesia dalam kurun tiga tahun ke belakang menghadirkan potensi besar untuk ke depannya.

oleh Liputan6.comDiperbarui 03 Juni 2021, 20:00 WIB
Ilustrasi makan bersama. (iStockphoto)

Liputan6.com, India - Geliat industri beverage di Indonesia dalam kurun tiga tahun ke belakang menghadirkan potensi besar untuk ke depannya.

Merespon perlunya inovasi untuk dimiliki para pelaku industri dalam mengikuti pergerakan tren yang cepat, DRiPP menggelar virtual beverage conference pertama di Indonesia.

Virtual event F&B conference ini mengajak para pelaku industri di seluruh Indonesia untuk mengeksplorasi perkembangan industri di tahun 2021.

DRiPP menghadirkan para ahli di industri beverage berbagai bidang, sebagai pembicara. Menariknya, tidak hanya sekadar berbagi mengenai kondisi trend beverage, para ahli akan menunjukkan pengaplikasian tren lewat resep serta demo pembuatan minuman khusus yang disesuaikan dengan tren saat ini atau prediksi mendatang.

Unilever Food Solutions Indonesia dan Spill and Still ikut andil dalam acara ini sebagai bentuk kolaborasi brand partner DRiPP.

 

Tingkatkan performa dari industri lokal

Penyelenggaraan acara ini merupakan salah satu tindak nyata dukungan DRiPP untuk perkembangan industri beverage nasional.

CEO dan Founder DRiPP Flavour Sherley Ruslie dan Karisma Kamdani, mengatakan virtual beverage conference akan mengedepankan culture minuman Indonesia dengan sedikit sentuhan culture negara lain, dengan tujuan meningkatkan performa dari industri lokal.

“DRiPP ingin mendorong industri beverage Indonesia lewat produksi dari pemain lokal, agar bisa merajai tren minuman khususnya di dalam negeri, hingga nantinya dapat turut memengaruhi rasa minuman di negara lain dengan cita rasa khas Indonesia,” kata Sherley dan Karisma, dalam keterangan pers-nya, Kamis (3/6/2021).

Indonesia memiliki banyak potensi atau hal unik yang datang dari berbagai daerah dan pelosok negeri. Hal tersebut menurut DRiPP dapat dijadikan sebagai national tren, jika didukung dengan adanya ruang dan kesempatan untuk berinovasi serta berevolusi.

Industri beverage Indonesia akan dikatakan ideal ketika industri ini dapat menjadi salah satu faktor penggerak terbesar untuk perekonomian.

“Idealnya, kita tidak hanya menjadi pengikut trend industri beverage dunia, tapi juga menjadi inovator dalam menciptakan trend baru di industri beverage atau minimal bisa menjadi leader di negeri sendiri dulu,” lanjut Sherley.

Adakan Kompetisi

Industri beverage Indonesia memerlukan dukungan wadah edukasi yang terintegrasi bagi para pelaku industri agar dapat berdiskusi, berbagi dan menambah wawasan, serta melatih kemampuan untuk mendorong inovasi.

Oleh karenanya, DRiPP mengambil peran aktif dengan mengadakan acara edukatif dan kompetisi terkait beverage.

Sherley dan Karisma menambahkan bahwa masih terdapat banyak inovasi dan ide yang dapat dieksplorasi di industri beverage. Para pelaku F&B membutuhkan dukungan produk berkualitas dan berstandar international, sehingga kolaborasi antar brand lokal dapat bersenantiasa demi perkembangan dan kemajuan lokal tren beverage khas Indonesia.

“Kami berharap event ini dapat menjadi wadah untuk talent-talent luar biasa yang dimiliki Indonesia, untuk berbagi, berkembang dan mendapatkan insight baru agar bisa mengoptimalkan seluruh potensi yang ada,” lanjutnya.

Ke depannya, DRiPP seyogyanya terus melanjutkan komitmennya dalam mendukung industri F&B nasional berstandar internasional dengan menyediakan wadah bagi para pelaku industri berbagi pengetahuan dan pengalamannya.

Dalam mendorong inovasi, di tahun ini DRiPP akan kembali menghadirkan Barista Innovation Challenge, seperti tahun sebelumnya. DRiPP membantu para pemain F&B lokal dan internasional untuk dapat menciptakan menu-menu andalan yang berperforma baik dan dapat diterima oleh target pasar masing-masing.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya