McCartney: Yoko Ono Bukan Penyebab Beatles Bubar

"Ia bukanlah biang keladi hancurnya grup kami," imbuh musisi berusia 70 tahun itu pada Sir David Frost dalam wawancara yang akan disiarkan bulan depan.

oleh Liputan6Diterbitkan 29 Oktober 2012, 13:31 WIB
Liputan6.com, London: "Yoko Ono tidak bertanggung jawab atas perpisahan The Beatles," kata Sir Paul McCartney dalam wawancara televisi.

"Ia bukanlah biang keladi hancurnya grup kami," imbuh musisi berusia 70 tahun itu pada Sir David Frost dalam wawancara yang akan disiarkan bulan depan.

"Saya pikir Anda tidak bisa menyalahkannya untuk apa pun," ujar McCartney, seraya menambahkan bahwa saat itu John Lennon "dipastikan akan meninggalkan The Beatles."

Pernyataan itu bertentangan dengan tuduhan sejumlah pihak bahwa janda mendiang John Lennon itu bertanggung jawab atas bubarnya band tersebut.

Pengakuan Sir Paul itu akan disiarkan dalam wawancara satu jam dengan Sir David, 73 tahun, untuk televisi Aljazeera siaran bahasa Inggris bulan depan.

Paul McCartney dalam program tersebut juga mengatakan bahwa Lennon, yang meninggal dunia pada 1980, tidak akan menulis lagu Imagine tanpa pengaruh darinya.

"Ketika Yoko datang, bagian dari daya tariknya adalah pandangannya yang maju," kata Sir Paul.

"Ia menunjukkan John sisi lain dari segala sesuatu yang sangat menarik bagi John, sehingga itu adalah saat bagi John untuk pergi."

Menurut The Observer, wawancara itu juga akan mengungkap kegalauan Sir Paul akibat kehilangan ibu kandungnya pada usia 14 tahun dan kematian istri pertamanya Linda pada 1998.

Musisi itu juga membahas kehidupannya sebagai ayah dan kakek, yang ia sebut sebagai "hal paling keren."

Baik McCartney dan Lennon masing-masing mencetak karier solo yang sukses setelah The Beatles bubar pada 1970. Awal bulan ini adalah peringatakan 50 tahun dirilisnya lagu pertama mereka Love Me Do pada 1962.(BBC/ANS)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya