Penumpang dari Taiwan yang mengenakan APD lengkap tiba di Bandara Paris Charles de Gaulle di Roissy, Paris, Senin (1/2/2021). Prancis telah menutup perbatasannya untuk mayoritas negara non-Uni Eropa akibat situasi pandemi dan kekhawatiran penyebaran varian baru Covid-19. (AP Photo/Francois Mori)
Petugas kesehatan menunggu para pelancong di pusat pengujian Covid-19 di area imigrasi bandara internasional Roissy Charles-de-Gaulle, Paris, Senin (1/2/2021). Selain "alasan luar biasa", semua perjalanan penting dari luar Uni Eropa telah dilarang di Prancis. (Christophe ARCHAMBAULT/AFP)
Wisatawan mengantre di pintu masuk pusat pengujian Covid-19 di area kedatangan bandara internasional Roissy Charles-de-Gaulle, Paris, Senin (1/2/2021). Prancis menutup perbatasannya untuk mayoritas negara non-Uni Eropa akibat situasi pandemi Covid-19. (Christophe ARCHAMBAULT/AFP)
Penumpang melakukan check in di Bandara Charles de Gaulle Paris di Roissy, Paris, Senin (1/2/2021). Selain "alasan luar biasa", semua perjalanan penting dari luar Uni Eropa telah dilarang di Prancis dan persyaratan tes Covid-19 bagi pelancong dari negara UE juga diperketat. (AP Photo/Francois Mori)
Penumpang diperiksa petugas polisi sebelum menaiki pesawat di Bandara Paris Charles de Gaulle di Roissy, Paris, Senin (1/2/2021). Prancis telah menutup perbatasannya untuk mayoritas negara non-Uni Eropa akibat situasi pandemi dan kekhawatiran penyebaran varian baru Covid-19. (AP Photo/Francois Mori)
Wisatawan mempersiapkan dokumen mereka saat mengantre di meja imigrasi bandara internasional Roissy Charles-de-Gaulle, Paris, Senin (1/2/2021). Selain "alasan luar biasa", semua perjalanan penting dari luar Uni Eropa telah dilarang di Prancis. (AP Photo/Francois Mori)