Yudhy dan Doni Eks Seventeen Bongkar Alasan Sebenarnya Keluar dari Band

Kepada Showbiz Liputan6.com, Yudhy dan Doni berbicara alasan mereka keluar dari Seventeen.

oleh Ruly RiantrisnantoDiperbarui 06 November 2020, 19:45 WIB
YudhyDoni Project, duet bentukan dua eks personel Seventeen. (Dokumen YudhyDoni Project)

Liputan6.com, Jakarta - Nama besar band Seventeen yang dibentuk di Yogyakarta, tak lepas dari jasa dua mantan personelnya, Yudhy Rus Harjanto (eks gitaris) dan Doni Saputro (eks vokalis). Beberapa tahun lalu, keduanya memutuskan keluar dan kini membentuk YudhyDoni Project.

Di balik keluarnya Yudhy dan Doni dari Seventeen, rupanya ada kisah yang belum terungkap secara luas. Yudhy misalnya. Ia mengaku ada sejumlah fakta yang baru diketahuinya setelah tragedi Tsunami Selat Sunda yang menewaskan tiga personel Seventeen: Bani, Herman, dan Andi.

Kepada Showbiz Liputan6.com, Yudhy meluruskan kesimpangsiuran soal keluarnya dirinya dari Seventeen. Ia pun bercerita bahwa sejak 2012, dirinya hanya mengajukan cuti. Namun pada akhirnya tersiar berbagai informasi yang menyebutkan dirinya keluar dari band.


Awalnya Hanya Cuti

Yudhy Rus Harjanto eks Seventeen yang kini tergabung dalam YudhyDoni Project. (Dok. YudhyDoni Project)

"Saya di tahun 2012 itu enggak keluar, saya bilang cuti secara resmi di e-mail. Pertama menunggu kelahiran anak saya. Kedua saya mau menyelesaikan masalah keluarga. Ketiga saya butuh refreshing, mengingat waktu itu di tahun 2012 Seventeen lagi di puncak-puncaknya," jelas Yudhy kepada Showbiz Liputan6.com dalam wawancara via aplikasi panggilan video, Rabu pekan lalu (28/11/2020).

"Di waktu kesibukan itu, saya sempat merasa stres dan muak dengan semua popularitas dan rutinitas yang ada. Sehingga, saya butuh refreshing dengan tiga poin tadi, saya menyatakan cuti secara resmi, email dari saya sudah diterima," lanjut Yudhy.


Kaget Melihat Tayangan dan Media Sosial

YudhyDoni Project, duet bentukan dua eks personel Seventeen. (Dokumen YudhyDoni Project)

Selama cuti dalam waktu yang tak bisa ditentukan itu, Yudhy mengaku sampai membawa barang-barang untuk keperluan bermusik seperti amplifier hingga gitar. Harapannya kala itu ia bisa tetap produktif di rumah. Namun masa cutinya berbuah rasa kaget ketika ia melihat sebuah tayangan dan media sosial.

"Dan di tahun 2013 tiba-tiba ada sebuah tayangan televisi di mana di situ ada teman-teman Seventeen yang vokalisnya mengatakan bahwa saya sudah mengundurkan diri karena ketidakcocokan dalam bermusik, dan visi misi lagu," Yudhy mengatakan.

"Itu dipublikasikan secara besar-besaran, sampai seperti 'BuzzeRp' di Twitter, hingga trending dengan bahasa dan ketikan yang sama. Tweet-tweet itu sama semua isinya, seperti bahasa robot. Ada belasan ribu sampai sekitar tujuh hari trending," lanjutnya.

Lanjut Baca:

Alhasil, karena adanya serangan dari media sosial yang tak sesuai dengan surat resmi darinya, Yudhy pun tak tahan lagi. Ia lantas memilih jalur media sosial untuk menyampaikan keputusannya bersama Seventeen. "Di situlah saya bepikir, 'Ini maksudnya apa?' Akhirnya saya mengumumkan untuk mengundurkan diri dari Seventeen via Twitter. Saya paham betul ketika kita bicara di media sosial itu tidak kuat secara hukum," ungkapnya. "Jadi saya sengaja biar di twitter, bukan surat resmi. Tidak ada surat dari saya soal mengundurkan diri," Yudhy membeberkan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya