Liputan6.com, Jakarta - Ruben Onsu lagi-lagi menunjukkan keseriusannya terhadap para pem-bully dan haters putranya, Betrand Peto. Ruben Onsu mengunggah video milik seorang haters yang sedang mencaci dan membandingkan Betrand Peto dengan BTS.
Dalam unggahan Ruben Onsu, ia menjawab segala tuduhan dan cacian dari haters tersebut dengan panjang lebar. Termasuk juga meluruskan bahwa Betrand Peto tidak pernah menyamakan dirinya dengan bintang-bintang luar negeri.
Advertisement
Ruben Onsu kemudian mempertanyakan si haters untuk tuduhan-tuduhan yang diberikan soal anak pungut.
"Sejujurnya kami kagum dan suka dgn karya2 dari Bintang Luar negri, kami tdk pernah menyamakan anak kami dgn bintang luar negri, masih terlalu jauh dan tdk pernah bermimpi bisa sehebat mereka, tp anak saya salah apa de ? dan dari mana ade tahu anak saya ngamen ? apa sih de arti kata dekil ?? mohon di jawab ya," tulis Ruben Onsu.
Pertanyaan Ruben Onsu
"Pertanyaan nya saya skrg, 1. apa yg salah dari anak pungut ? 2. jika kamu marah knp pake kata anak pungut ? 3.apa yg sudah di lakukan anak saya ke kamu ? 4. Hinakah seorang anak pungut ? Anak saya di asuh dgn SAH secara hukum oleh saya dan istri saya @sarwendah29" sambung Ruben Onsu.
Perjalanan Karier
Soal perjalanan karier yang disinggung oleh si haters, Ruben Onsu meradang dan menjelaskan juga perjalanan karier dirinya dan Betrand Peto saat pertama kali merintis di dunia entertainment.
"Sebelumnya kalau boleh saya perkenalkan diri, saya RUBEN ONSU yg mengawali karir dari tahun 1997 bersama @adityagumay_sanggarananda dan Bersyukur saya masih ada sampe skrg di TV, panjang klo saya sebutkan perjalanan dan prestasi yg sudah di capai selama 23 THN," beber Ruben Onsu.
Ia menambahkan, "Jd untuk karir anak saya, dikit2 ilmu yg saya punya dan Relasi yg saya kenal yg bisa menghantarkan dan mengarahkan Putra saya menggapai cita2nya. Selain itu kami sebagai orang tua juga focus ke pendidikan nya."
Anak Asuh dan Anak Jalanan
Belum cukup, Ruben Onsu mengajak si haters untuk berempati bagaimana jika ia dan orangtuanya mendapat perlakuan yang sama dari orang lain. Ruben Onsu kemudian membahas tentang anak asuh dan anak jalanan.