Liputan6.com, Jakarta Salah satu drama Korea yang tayang pada pertengahan tahun ini sukses mencuri perhatian para pecinta drakor. 'Do You Like Brahms?' adalah serial yang mengisahkan tentang lika-liku kehidupan yang dihadapi oleh beberapa mahasiswa.
Serial ini pertama kali tayang pada tanggal 31 Agustus 2020 yang memiliki jumlah 16 episode dan berakhir pada 20 Oktober kemarin. 'Do You Like Brahms?' merupakan sebuah karya dari Ryu Bo-ri dan disutradarai oleh Jo Young-min yang juga terkenal dengan filmnya berjudul Seventeen-Year-Old's Condition.
Advertisement
Serial ini juga dibintangi oleh sederet bintang ternama seperti Park Eun-bin, Kim Min-jae, Kim Sung-cheol, Lee Yoo-jin dan Park Ji-hyun yang menjadi pemeran utama dalam drama tersebut. Kehadiran mereka juga semakin menambah menarik serial ini.
'Do You Like Brahms?' ini bisa terbilang sukses di pasaran. Hal ini bisa dilihat dari jumlah rating di IMDb yang berhasil mendapatkan skor 8,2/10. Tidak hanya dari segi rating yang tinggi, ada beberapa alasan kenapa kalian wajib nonton serial ini. Yuk, kita simak ulasannya berikut ini.
Saksikan Video Pilihan Berikut Ini
Jalan cerita yang menarik
Drama ini mengangkat kisah cinta antara Park Joon Young (Kim Min Jae) seorang pianis terkenal dan Chae Song Ah, mahasiswi tahun ke-4 yang bermimpi menjadi pemain biola. Park Joon Young adalah orang Korea pertama yang memenangkan penghargaan International Chopin Piano Competition.
Sementara, Chae Song Ah memiliki kecintaan yang kuat terhadap biola, dibuktikan dengan keputusannya untuk mendaftar di jurusan musik bahkan setelah ia lulus dari sekolah bisnis. Chae Song Ah yang berusia 27 tahun kemudian menghabiskan musim panasnya menghadapi kenyataan mengejar mimpinya di tengah rekan-rekannya yang berbakat dan lebih muda darinya.
Merupakan adaptasi dari kisah Komposer terkenal Johannes Brahms
Lebih menariknya lagi, penulis skenario drama Do You Like Brahms yakni Ryu Bo Ri mengungkap bahwa kisah cinta antara karakter Chae Song Ah dan Park Joon Young terinspirasi dari perjalanan asmara komposer tersohor, Johannes Brahms.
Diceritakan bahwa kala itu, Johannes Brahms telah lama menyukai Clara Schumann yang merupakan istri dari rekan dan teman dekatnya, Robert Schumann.