Liputan6.com, Jakarta Pedangdut Erie Suzan dan penyanyi Rommy Putra berkolaborasi dalam sebuah single bertajuk ‘Keraguan’. Pandemi Covid-19 tak membuat keduanya berhenti berkreasi dan berkarya.
Kolaborasi antara keduanya memang sudah direncanakan lama. Sampai akhirnya tiba waktunya. Erie Suzan dan Rommy Putra mengenalkan karya terbaru mereka dalam melalui konser virtual di Instagram.
Advertisement
“Aku senang sekali akhirnya bisa merilis single terbaru bertajuk Keraguan ini dengan cara virtual, live Instagram. Soalnya dalam situasi PSBB seperti sekarang kita harus mensiasati keadaan. Hari ini kami meluncurkan karya ini dengan bangga meski stuasinya sekarang PSBB. Alhamdulillah saat konser yang disiarkan melalui Instagram disambut positif oleh penggemar dan pecinta musik khususnya dangdut,” kata Rommy Putra usai peluncuran tembang Keraguan secara virtual di bilangan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2020).
Keterlibatan
Erie Suzan yang bertindak sebagai produser, pencipta lagu dan juga vokal coach tak kalah senangnya. Soalnya keterlibatan dia di lagu ini tidak sedikit. Dirinya pun akhirnya bisa menyuguhkan karya ini bersama Rommy Putra.
“Hari yang sudah dinanti tiba juga. Semoga karya ini bisa diterima oleh pecinta musik di mana pun berada, khususnya pecinta dangdut,” timpal Erie Suzan.
Kisah
Tembang Keraguan berkisah tentang sepasang kekasih yang sudah tak seiring sejalan. Ada perbedaan visi dalam menjalani kehidupan dua insan itu retak. Akhirnya karena sudah tak ada kecocokan, mereka memilih jalan masing-masing. Tembang ini dibawakan Rommy dengan pas.
“Rommy ini penyanyi yang untuk ukuran cowok suaranya lebih tipis. Jadi lebih cocok membawakan lagu ballad dan romantic,” kata Erie Suzan.
“Notasinya mudah difahami, storinya related dengan banyak orang yang pernah mengalami hal serupa; kegagalan cinta. Tapi setelah itu harus move on dan optimis. Semoga karya ini bisa dinikmati secara positif dan bisa dipertanggungjawabkan,” tambah Erie Suzan.
Kurang lebih tiga pekan Rommy harus menghayati dan mendalami lagu Keraguan ini.
“Itu belum cukup, setelah itu di-coaching lagi sama Kak Erie dan akhirnya lolos juga. Yang paling sulit di bagian chorus dan reffren. Improvisasinya baru aku terima satu jam sebelum take vokal. Alhamdulillah proses rekaman berjalan lancar,” ungkap Rommy yang sempat menjadi atlet pencak silat mewakili provinsi Kalimantan Timur.