Liputan6.com, Misano - Franco Morbidelli sangat antusias menyambut balapan MotoGP San Marino dan Emilia Romagna. Dua balapan ini akan digelar di Sirkuit Misano, 13 dan 20 September 2020.
Maklum kedua balapan ini akan menghadirkan penonton. Menurut Franco Morbidelli, ini bisa menjadi momen besar untuk MotoGP 2020 yang telah kehilangan penggemar sejak pandemi Covid-19.
Advertisement
Berkapasitas 110 ribu, balapan di Sirkuit Misano tahun ini hanya menyediakan kuota 10 ribu penonton MotoGP. Dari jumlah tersebut, mayoritas penonton bakal didominasi fans pembalap Pertonas YamahaValentino Rossi.
Wajar, karena Misano dekat dengan kampung halaman Rossi, yakni Tavullia. Tapi, Franco Morbidelli tak mempermasalahkan hal itu.
"Saya sangat senang dan saya mengapresiasi karena kami akan melihat banyak warna kuning. Tentu saja, saya berharap kita akan melihat sedikit hijau juga," ucap pembalap Petronas Yamaha SRT itu seperti dikutip dari Motorsport-Total.
Saksikan Video MotoGP di Bawah Ini
Pencapaian di Misano
Bagi Franco Morbidelli, ini akan menjadi balapan ketiga di Sirkuit Misano sejak tampil dalam MotoGP pada 2018 lalu. Hasil kurang mengesankan diraih dua tahun lalu.
Membawa bendera Marc VDS Honda, ia finis di posisi ke-12. Padahal, Morbidelli mengawali balapan dengan performa menjanjikan, naik empat peringkat ke posisi delapan pada lap-lap awal.
Meski begitu, Morbidelli tidak merasa kecewa. "Saya merasa puas meski hanya mampu menyelesaikan balapan di kandang dengan menempati posisi 12. Pasalnya, kami mendapatkan beberapa poin penting dari balapan ini," ucap nya seperti dikutip Speedweek ketika itu.
"Saya memang menargetkan untuk bisa selesai di posisi 10 besar. Tetapi, saya menyadari akan banyak risiko jika saya memaksakannya, karena saya merasa banyak sekali masalah pada motor kami."
Meningkat Tapi Tidak Puas
Pada MotoGP San Marino 2019, Morbidelli menyelesaikan balapan di posisi kelima. Namun, pembalap berusia 25 tahun itu tidak sepenuhnya puas dengan hasil itu.
Menurut Morbidelli, seharusnya dia bisa mendapat hasil lebih baik karena memulai balapan dari posisi keempat. Selain itu, ia juga bertekad untuk mengalahkan pembalap pabrikan Yamaha, Valentino Rossi.