Rem Depan Vinales Meledak di MotoGP Styria, Begini Komentar Rossi

Rossi mengaku tak punya masalah dengan rem depan saat balapan di MotoGP Styria. Berbeda dengan Morbidelli dan Quartararo, seperti apa komentarnya?

oleh Defri SaefullahDiterbitkan 25 Agustus 2020, 06:00 WIB
Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi (AFP/Joe Klamar)

Liputan6.com, Jakarta Valentino Rossi turut mengomentari meledaknya rem depan di motor Maverick Vinales pada balap MotoGP Styria, Minggu (23/8/2020). Rossi sendiri aman dari masalah karena memakai rem terbaru.

Seperti diketahui, motor Vinales terbakar di lap ke-16. Sang pembalap sendiri untungnya meloncat dari motor yang berkecepatan 230 km/jam.

Usut punya usut, seperti dilansir crash, Yamaha sebenarnya sudah menyiapkan rem baru Bremo untuk ban depan. Ini menyusul masalah overheat pada MotoGP Austria.

Namun kubu Vinales memutuskan untuk memakai rem brembo standar. Mereka tak menyangka rem itu bakal meledak sehingga membuat perjuangan Vinales di MotoGP Styria terhenti.

"Apa yang terjadi kepada Vinales sesuatu yang tidak kami perkirakan sebelumnya," ujar Direktur tim Yamaha, Massimo Meregalli.

 

 

Saksikan Video MotoGP di Bawah Ini:


Kondisi Rossi

Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, menjelang sesi latihan bebas pertama MotoGP Andalusia 2020, Jumat (24/7/2020). (AFP/Javier Soriano)

Rossi dengan dua pembalap Petronas Yamaha yaitu Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli sudah memakai rem Brembo terbaru. Ini yang membuat ketiganya aman dari masalah.

"Soal rem, saya mengalami masalah pekan lalu. Pekan ini kami bekerja keras dengan Brembo baru yang dipakai sejak Jumat, saya tak alami masalah selama balapan dengan rem," ujar Rossi.

"Trek ini sangat boros penggunaan rem. Semua pembalap mengalaminya, tapi Yamaha sepertinya lebih menderita. Soalnya motor kami pelan, tapi pengereman bagus. "

 


Komentar Quartararo dan Morbidelli

 

Tak seperti Rossi, Quartararo mengaku masih mengalami masalah dengan rem. Bahkan sistem pengereman baru dinilainya masih berbahaya.

"Saat balapan, kami mengerem semaksimal mungkin. Namun lever rem lama-lama jadi lunak, ada saat dimana kami seperti tak pakai rem," ujarnya.

"Kami lebih banyak mengerem. Tikungan pertama, ketiga, empat, ini membuat rem jadi overheat," timpal Morbidelli.

 


Jadwal MotoGP

Waktu-Ajang (Sirkuit)

13 September - MotoGP San Marino (Sirkuit Misano)

20 September - MotoGP Emilia Romagna (Sirkuit Misano)

27 September - MotoGP Catalunya (Sirkuit Catalunya)

11 Oktober - MotoGP Prancis (Sirkuit Le Mans)

18 Oktober - MotoGP Aragon (Sirkuit Motorland Aragon)

25 Oktober - MotoGP Teruel (Sirkuit Motorland Aragon)

Lanjut Baca:

8 November - MotoGP Eropa (Sirkuit Ricardo Tormo) 15 November - MotoGP Comunitat Valenciana (Sirkuit Ricardo Tormo) 22 November - MotoGP Portugal (Sirkuit Portimao)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya