Liputan6.com, Jakarta: Sebuah strategi jitu akan diterapkan melawan tim nasional Malaysia U-23 di ajang SCTV Cup pada 9 September nanti. Tim nasional Indonesia U-23 akan mengadopsi gaya tiki-taka atau umpan-umpan bola pendek dengan gerakan dinamis.
Umpan-umpan itu dipraktikkan pada latihan dipimpin pelatih Aji Santoso di lapangan C Senayan, Jakarta, Jumat (31/8). Seluruh skuad inti telah bergabung. Sejumlah pemain andalan seperti Andik Vermansyah, Hendra Bayau, Nurmufid Fatabiqul Khoirot serta Rasyid Assyahid Bakri ikut berlatih.
Sedangkan pemain yang belum datang adalah Ahmad Refal dari klub Persija. Sementara Kurniawan tak bisa bergabung karena menderita sakit cacar. Dalam pertandingan nanti ban kapten kemungkinan akan diberikan kepada Nurmufid Fastabikul Khoirot atau Assyahid Bakri.
Sekadar diketahui tiki-taka dipopulerkan klub Barcelona dan timnas Spanyol. Teknik ini dianggap cocok untuk fisik pemain Indonesia dan pernah dicoba saat timnas U-22 berlaga di kualifikasi Piala Asia. Namun komposisi pemain baru akan ditentukan satu hari sebelum pertandingan.(AIS)
Umpan-umpan itu dipraktikkan pada latihan dipimpin pelatih Aji Santoso di lapangan C Senayan, Jakarta, Jumat (31/8). Seluruh skuad inti telah bergabung. Sejumlah pemain andalan seperti Andik Vermansyah, Hendra Bayau, Nurmufid Fatabiqul Khoirot serta Rasyid Assyahid Bakri ikut berlatih.
Sedangkan pemain yang belum datang adalah Ahmad Refal dari klub Persija. Sementara Kurniawan tak bisa bergabung karena menderita sakit cacar. Dalam pertandingan nanti ban kapten kemungkinan akan diberikan kepada Nurmufid Fastabikul Khoirot atau Assyahid Bakri.
Sekadar diketahui tiki-taka dipopulerkan klub Barcelona dan timnas Spanyol. Teknik ini dianggap cocok untuk fisik pemain Indonesia dan pernah dicoba saat timnas U-22 berlaga di kualifikasi Piala Asia. Namun komposisi pemain baru akan ditentukan satu hari sebelum pertandingan.(AIS)