Liputan6.com, Brno - MotoGP Ceko menghadirkan kejutan. Brad Binder dari Red Bull KTM Factory memenangkan balapan yang berlangsung di Sirkuit Brno, Minggu (9/8/2020).
Binder merebut podium juara MotoGP Ceko setelah menyelesaikan balapan 21 lap dengan waktu 41 menit 38,764 detik. Dia unggul 5,266 detik dari Franco Morbidelli.
Advertisement
Akun Twitter MotoGP menyebutkan Brad Binder dan KTM meraih kemenangan pertamanya di kelas premier adu cepat kuda besi ini.
"Ini hari yang sudah saya impikan sejak lama. Saya berharap orang tua saya ada di sini karena mereka sudah mendukung saya selama ini," kata Binder usai balapan.
Berikut 5 hal yang terkait dengan kemenangan Brad Binder dan KTM di MotoGP Ceko yang dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber.
Saksikan Video MotoGP di Bawah Ini
1. Kemenangan Pertama
Pembalap Red Bull KTM Factory Brad Binder memenangkan balapan MotoGP Ceko di Sirkuit Brno, Minggu (9/8/2020). Ia menyentuh garis pertama usai menyelesaikan 21 lap dengan waktu 41 menit 38,764 detik.
Ini adalah kemenangan perdana Binder di MotoGP. Selain itu, ia prestasi ini membuatnya tercatat sebagai pembalap Afrika Selatan pertama yang memenangkan balapan MotoGP.
Pencapaian ini juga menjadi kemenangan perdana KTM di MotoGP sejak turun pada 2017 lalu.
2. Rekor
Brad Binder mencatat rekor usai menjuarai MotoGP Ceko. Dia menjadi rookie pertama sejak 2013 lalu yang memenangi satu seri.
Sebelumnya, pembalap Repsol Honda Marc Marquez yang mencatatkan torehan itu.
3. Akhiri Dominasi Yamaha
Brad Binder mengakhiri dominasi Yamaha di MotoGP 2020. Pembalap Red Bull KTM Factory tersebut memenangkan balapan MotoGP Ceko di Sirkuit Brno, Minggu (9/8/2020).
Di dua seri sebelumnya, yakni Spanyol dan Andalusia, Yamaha sangat perkasa. Fabio Quartararo dari tim Petronas Yamaha meraih podium juara di dua seri tersebut.
Sukses Binder sekaligus memupus ambisi Quartararo untuk mencetak hattrick.
4. Peran Dani Pedrosa
Dani Pedrosa menjadi sosok di balik kesuksesan KTM dan Binder di MotoGP Ceko 2020. Ia merupakan test rider KTM.
Pedrosa bukan sosok sembarangan. Ia pernah tiga kali menjadi runner up di MotoGP, yakni 2007, 2010, dan 2012.