Jakarta - Pandemi virus corona yang melanda mayoritas negara Eropa sudah memberikan dampak yang besar bagi klub sepak bola. Klub-klub sepertinya akan kesulitan untuk mengeluarkan uang pada bursa transfer musim panas ini.
Di tengah pandemi, pemasukan klub-klub bisa dibilang menjadi seret. Namun, mereka punya kewajiban untuk membayar gaji para pemainnya.
Advertisement
Sebagian besar klub sepak bola mempunyai beban gaji yang sangat besar. Jumlah rata-rata beban gaji klub papan atas Eropa mencapai di atas 300 juta poundsterling.
Manchester United mengeluarkan 352 juta pounds untuk membayar gaji pemain. Setan Merah merupakan klub Premier League yang paling royal dalam urusan menggaji pemain.
Barcelona merupakan klub terboros dalam urusan gaji di Spanyol. Mereka mengeluarkan 438 juta pounds untuk gaji pemain dan pemain yang mendapat bayaran paling besar adalah Lionel Messi.
Berikut ini lima penghangat bangku termahal di dunia sepakbola seperti dilansir Sportskeeda.
Luka Jovic
Luka Jovic datang ke Real Madrid pada awal musim ini dengan mahar 54 juta pounds. Di Santiago Berbaneu, Jovic mendapatkan gaji sebesar 8,6 juta pounds per tahun.
Pemain asal Serbia itu diharapkan bisa menjadi pengganti Karim Benzema di lini depan. Akan tetapi, Jovic belum mampu melakukannya.
Jovic berhasil mencetak 27 gol untuk Eintracht Frankfurt musim lalu. Namun, pemain berusia 22 tahun itu sejauh ini baru mengemas dua gol.
James Rodriguez
Pada usia 28 tahun, James Rodriguez seharusnya berada di puncak performanya. Namun, sang pemain baru bermain 13 kali pada musim ini.
Real Madrid tidak berhasil menemukan klub baru untuk Rodriguez pada musim panas lalu. Alhasil, Los Blancos masih menanggung gajinya yang mencapai 10 juta pounds per tahun.
Rodriguez tentu saja punya kemampuan yang luar biasa. Namun, cedera selalu menghalangi pemain asal Kolombia itu untuk menampilkan performa terbaiknya.
Philippe Coutinho
Philippe Coutinho saat ini sedang menjalani masa peminjaman di Bayern Munchen. Namun, juara Bundesliga itu enggan mempermanenkan sang pemain.
Alhasil, Coutinho akan kembali ke Barcelona pada akhir musim ini. Meskipun begitu, pemain asal Brasil itu sepertinya sudah tidak diinginkan di Camp Nou.