Liputan6.com, Jakarta - Dexamethasone disebut sebagai obat penyelamat pasien corona Covid-19 petama. Hal ini setelah pasien di Inggris, dengan sakit parah setelah terinfeksi Virus SARS-COV-2, bisa diselamatkan.
Berikut 4 fakta tentang Dexamethasone, yang dianggap jadi penyelamat pasien Corona Covid-19 dikutip dari sejumlah sumber dan India Today, Kamis (18/6/2020):
Advertisement
1. Terobosan Besar Dalam Pengobatan COVID-19 Inggris
Obat Dexamethasone merupakan terobosan besar dalam pengobatan COVID-19, para ilmuwan di Inggris telah mengklaim bahwa obat steroid generik itu mengurangi kematian hingga sepertiga pada pasien parah yang dirawat di rumah sakit.
Hasilnya adalah bagian dari uji coba RECOVERY yang berbasis di Inggris, salah satu uji coba obat acak terbesar di dunia untuk mengobati pasien COVID-19.
Ini adalah penelitian yang sama, yang awal bulan ini menunjukkan obat malaria Hydroxychloroquine tidak bekerja melawan Virus Corona COVID-19.
Dalam uji coba, yang dipimpin oleh tim dari Universitas Oxford, 2.104 pasien diberikan Deksametason atau Dexamethasone, lalu dibandingkan dengan 4.321 pasien yang tidak menerima obat. Hasilnya, obat ini terbukti mengurangi risiko kematian sebesar sepertiga untuk pasien yang menggunakan ventilator dan bagi mereka yang menggunakan oksigen, mengurangi kematian hingga seperlima.
“Ini adalah satu-satunya obat sejauh ini yang telah terbukti mengurangi angka kematian - dan itu mengurangi secara signifikan. Ini adalah terobosan besar," BBC mengutip kepala penyelidik Prof Peter Horby.
"Dexamethasone tidak mahal, tersedia di toko obat, dan dapat segera digunakan untuk menyelamatkan nyawa di seluruh dunia," kata salah satu pemimpin studi, Peter Horby dari University of Oxford.
Saat ini belum ada perawatan atau vaksin yang disetujui untuk COVID-19, penyakit yang disebabkan oleh Virus Corona baru yang telah menewaskan lebih dari 431.000 orang secara global.
2. Obat Mengandung Steroid Pengurang Radang
Dexamethasone adalah steroid generik yang banyak digunakan pada penyakit lain untuk mengurangi peradangan. Obat ini membantu menghentikan beberapa kerusakan yang dapat terjadi ketika sistem kekebalan tubuh mengalami overdrive ketika mencoba melawan Virus Corona COVID-19.
Obat steroid telah tersedia sebagai obat generik selama beberapa dekade. Umumnya digunakan untuk mengobati berbagai penyakit termasuk rematik, asma, alergi dan bahkan untuk membantu pasien kanker menangani mual yang dipicu oleh kemoterapi.